Menurut Lutfi, JLS Cilegon menjadi ruas jalan yang rawan banjir saat hujan deras atau hujan berlangsung seharian.
Kondisi ini disebabkan oleh drainase yang kecil dan tersumbat pada kawasan tersebut.
"Kalau kasus Ciwandan ini, kalau hujan seharian atau semalaman pasti banjir karena drainasenya kecil dan tersumbat," terang Lutfi.
Dugaan Pabrik Tutup Jalur Pembuangan Air
Dalam kesempatan yang sama, Lutfi menduga aliran air tidak memiliki jalur pembuangan yang memadai.
Menurutnya, banyak pabrik di Cilegon yang menutup jalur pembuangan air menuju laut.
"Dulu pembuangan air ke laut. Sekarang karena banyak pabrik," ungkap Lutfi.
"Jalur pembuangan air hujan tidak ada. Jalur pembuangan ke laut sudah ditutup," tandasnya.*
Artikel Terkait
Kota Padang Kebanjiran Lagi, BMKG Peringatkan Potensi Hujan dan Angin di Sumatera Barat hingga 4 Januari 2026
Influencer Sherly Annavita Bongkar Aksi Teror di Rumahnya: Dilempar Telur Busuk, Mobilnya Dicoret
Akses Darat Terputus, Warga Dusun Lelabu di Aceh Tengah Hanya Mengandalkan Sampan untuk Cari Bantuan
Aksi Warga Amankan Mobil Camat Pantan Cuaca yang Hanyut di Gayo Lues, Evakuasi dengan Tali Sling
Kuliti Ijazah SMA Gibran Lewat Buku, Roy Suryo Ungkap Bakal Tulis soal Fufufafa dan Pendidikan di Sydney
Bukan Sekadar Jaga Keamanan, Serda Pestus Papia Ajak Warga Tarohan Kerja Bakti untuk Lingkungan Bersih
Influencer Ferry Irwandi Nilai Warga dengan Pendidikan yang Baik, Punya Manfaat Nyata bagi Orang di Sekitarnya
Eratkan Ikatan TNI-Rakyat: Desa Karatung Sambut Tahun Baru dengan Karya Bakti Penuh Kehangatan.
Sinergi TNI dan Warga: Babinsa Tanam 'Tiang Harapan' Ekonomi Desa di Pulutan Utara Talaud
Polri dan Brimob Satukan Kekuatan! Bersihkan dan Pulihkan Desa Tarun Pasca-Banjir