"Ketika kami tanya, 'kenapa makannya sedikit?' mereka menjawab dengan senyum, biar semua kebagian," terangnya.
Pada sebuah cuplikan video, terlihat seorang ibu yang tak kuasa menahan tangis saat menikmati sepotong daging sapi bersama para pengungsi lainnya.
"Dua minggu baru makan daging," ungkap seorang ibu yang juga menjadi korban bencana banjir bandang di Aceh Tamiang itu.
Kelaparan Hebat Dialami Para Korban
Dalam postingan lainnya pada Kamis, 11 Desember 2025, King Abdi sempat mengungkapkan curhatan pilu para korban di Aceh Tamiang yang merasakan kelaparan hebat pascabencana banjir bandang.
"Ini jelas, mereka tidak butuh apa-apa, mereka hanya butuh kepastian besok apakah ad yang masih bisa dimakan?" tulis King Abdi.
Di sisi lain, sang influencer mengungkapkan hanya bangunan masjid dan terpal seadanya yang melindungi para pengungsi bencana besar di Tanah Rencong itu.
"Hanya masjid dan terpal, mereka berteduh. Hanya baju dan tempelan lumpur sisa kepedihan dan uka yang masih sangat basah," ungkap King Abdi.
"(Derita korban) tidak akan hilang dalam waktu sekejap," tutupnya.*
Artikel Terkait
Membahu Perkokoh Hunian Warga Bitunuris Talaud
Skandal Korupsi di BTN Tangsel: 34 Pengajuan Kredit Diduga Fiktif, Dana KUR Dialihkan ke Pihak Ketiga
Jeddah Terendam Banjir usai Diterpa Hujan Lebat hingga Angin Kencang, Bagaimana Kondisi di Makkah?
Pria di Sibolga Tak Henti Kumandangkan Azan pada Tempat Terakhir Melihat Istrinya yang Kini Hilang Tertimbun Longsor
Wujudkan Mudik Nyaman, Babinsa Kabaruan Setia Dampingi Pemudik di Pelabuhan Mangaran Talaud
Momen Warga Tunjukkan Kondisi Rumah Usai Banjir Bandang di Sumatera, Lumpur Nyaris Tutup Pintu Masuk
Gubernur Aceh Akui Tim yang Didatangkan dari China Belum Bisa Temukan Mayat Korban Banjir dengan Maksimal
Muncul ‘Pasar Minyak Dadakan’ untuk Warga Bener Meriah dan Takengon Aceh yang Masih Terisolir
- Apresiasi Masyarakat saat Mengawal Penyebab Banjir Sumatera, Novel Baswedan: Laporkan Praktik Jahat yang Merusak Lingkungan
Viral Truk Sawit Kena Semprot Warga di Jalanan Aceh, Lihat Lagi Desakan Cabut Izin Perkebunan Ilegal Imbas Bencana Sumatera