Dosen komunikasi politik UGM sekaligus Direktur Eksekutif IPS, Nyarwi Ahmad, Ph.D., pernah mengungkap pentingnya media mainstream untuk menyesuaikan diri dengan keberadaan platform digital masa kini.
“Bagaimanapun media mainstream hingga saat ini masih menjadi acuan utama,” kata Nyarwi sebagaimana dilansir dari laman Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam artikel yang tayang pada 2023 lalu.
"Adaptasi di sini diperlukan oleh media mainstream karena keberadaan media mainstream boleh dibilang cukup tergantung platform-platform raksasa digital,” tukasnya.***
Artikel Terkait
Respons soal Rumahnya yang Ludes Dijarah, Uya Kuya: Semoga Apa yang Diambil Bisa Bermanfaat
Pemerintah Talaud Gelar Gerakan Pangan Murah, Kendalikan Inflasi Jelang HUT RI Ke-80
Israel Klaim Tewaskan Juru Bicara Hamas Abu Obeida dalam Serangan Udara di Gaza
Setelah Rumahnya Dijarah Oknum Demo, Sri Mulyani Ajak Bangun Indonesia Tanpa Anarki dan Kebencian
Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Ajak Warga Hindari Anarki, Imbau Aspirasi Disampaikan secara Damai
Tak Ada Ruang untuk Anarkisme, TNI-Polri Gencarkan Patroli Bersama hingga RT/RW
Sorotan Khusus: AI Tak Hanya Sekadar Tren, namun Jadi Kebutuhan Pekerja Remote di era Digital Masa Kini
Masih Pengecekan, BGN Ungkap Bakal Ganti Food Tray MBG Jika Positif Mengandung Minyak Babi
Dijarah hingga Dibakar, Pramono Anung Sebut Kerugian TransJakarta dan MRT Capai Rp55 Miliar
Bongkar Strategi Bisnis saat Ketidakpastian Ekonomi Melanda, Memahami Pentingnya Transparansi di Tengah Gejolak Pasar