Sulutzonecom -- Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada Rabu, 19 Februari 2025, yang merupakan perombakan pertama sejak ia dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024 lalu. Salah satu perubahan signifikan adalah penggantian Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) yang sebelumnya dijabat oleh Satryo Soemantri Brodjonegoro dengan Prof. Brian Yuliarto, PhD.
Prof. Brian Yuliarto, yang dikenal sebagai Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi di Institut Teknologi Bandung (ITB), diangkat untuk menggantikan Satryo setelah adanya beberapa kontroversi yang melibatkan sang mantan menteri. Salah satu peristiwa yang mencuat adalah aksi demo yang dilakukan oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendiktisaintek pada pertengahan Januari 2025. Aksi tersebut disebabkan oleh kebijakan dan sikap Satryo terhadap pegawai, yang dinilai kurang bijaksana oleh banyak pihak.
Pengangkatan Prof. Brian Yuliarto diharapkan dapat memberikan pembaruan dan inovasi di sektor pendidikan tinggi, sains, dan teknologi, yang merupakan salah satu prioritas utama dalam pemerintahan Prabowo. Brian, dengan latar belakang akademis dan pengalamannya di bidang riset dan inovasi, dianggap memiliki kapasitas untuk memperkuat sektor tersebut.
Selain perubahan posisi Mendiktisaintek, reshuffle ini juga melibatkan pelantikan tiga kepala badan baru, yang diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam sistem pemerintahan Indonesia.
Langkah ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk terus memantau kinerja kabinet dan melakukan perbaikan demi kemajuan negara. Reshuffle ini juga mempertegas bahwa pemerintahan Prabowo tidak ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang dinilai tidak sesuai dengan visi dan misi pemerintahannya.
Artikel Terkait
Pegawai Kemendiktisaintek akan Laporkan Menteri Satryo ke DPR, Akui Direspons Titiek Soeharto: Bu Titik Ingin Ketemu Saya
Setelah Memicu Demo, Neni Herlina Akui Sudah Berdamai dengan Menteri Satryo: Fine-fine Aja Sih Buat Kita
Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih di 100 Hari Kerja Prabowo, Ini Daftar 10 Menteri dengan Kinerja Terburuk
Menteri ESDM: Tak Semua Hal Harus Dilaporkan ke Presiden
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Ungkap Mekanisme Harga Gas LPG 3 Kg dari Agen Hingga Pengecer: Rp19.000 Itu Sudah Mahal
Dear Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Ibu-Ibu di Banten hingga Jateng Ini Sampai Kehilangan Nyawa demi Antre Gas Melon
Hampir 4 Bulan Menjadi Presiden, Prabowo Sudah Tegas Batalkan 2 Kebijakan Menteri yang Buat Gaduh Masyarakat
Wanti-wanti Prabowo ke Menteri Tuai Sorotan, Begini Reaksi Sederet Pejabat Negara yang Enggan Disebut 'Ndablek'
Viral Protes Warga ke Bahlil Lahadalia Soal Aturan Gas Melon, Pedagang Asal Banten Ini Ungkap Alasan Dirinya Berani 'Semprot' sang Menteri
Polemik Gas LPG 3 Kg Tak Sampai ke Pihak Penerima Subsidi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Berencana Membuat Badan Pengawas Khusus