Negara-negara besar sering kali mendominasi sistem perdagangan global, sementara negara berkembang hanya menjadi pelengkap. Data menunjukkan bahwa sebagian besar perdagangan dunia terkonsentrasi di tangan negara maju, sedangkan negara berkembang hanya mendapatkan sedikit manfaat. Ketimpangan ini menciptakan siklus ketidakadilan yang sulit diatasi tanpa reformasi besar.
"Indonesia bisa menjadi pelopor konsep sistem dunia yang terbuka, teratur, dan adil telah menjadi aspirasi global sejak lama. Prinsip ini mengacu pada perdagangan bebas tanpa hambatan proteksionis, sistem ekonomi yang transparan, dan pembagian manfaat yang merata antarnegara," kata Hidayat.
Artikel Terkait
Bawaslu Talaud Sasar Pemilih Pemula
Debat Ketiga Diharap Jadi Refrensi Masyarakat Talaud untuk Memilih Bupati dan Wakil Bupati
Kodim 1312 Amankan Debat Terbuka Pilkada Talaud 2024
MAP1A Kembali Tampil Memukau di Debat Terakhir Pilkada Talaud 2024
Torehkan Prestasi di Bidang Edukasi, Megumi Bawa Sulawesi Utara Raih Juara Dua MTNI
Bawaslu Talaud Sebut Pentingnya Media Awasi Pilkada 2024
Rayakan Ulang Tahun ke-9, Whiz Prime Hotel Megamas Libatkan Seluruh Warga dan Tamu di Acara Fun Run Gratis
Kapolres Talaud Beri Penghormatan Terakhir Mendiang Aipda Aster Tindite
Hasjrat Fair 2024 Sukses Gebrak Manado, Ribuan Pengunjung Membanjiri Mantos 3
Fransiscus Manunpil Pantau Kesiapan Pilkada Talaud 2024