Mendagri Tito Karnavian minta warga Malut kompak kawal pilkada usai Benny Laos wafat

photo author
Tim Redaksi, Sulut Zone
- Selasa, 15 Oktober 2024 | 15:03 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat melayat di Rumah Duka Sentosa, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Senin (14/10/2024). (ANTARA/HO-Puspen Kementerian Dalam Negeri)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat melayat di Rumah Duka Sentosa, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Senin (14/10/2024). (ANTARA/HO-Puspen Kementerian Dalam Negeri)

Jakarta,Sulutzone - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta warga Provinsi Maluku Utara (Malut) tetap kompak dalam mengawal pelaksanaan Pilkada serentak 2024 usai wafatnya calon gubernur (cagub) Benny Laos.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian hingga Densus 88 untuk melakukan investigasi, terhadap kecelakaan speedboat yang terjadi pada Benny Laos dan rombongan ketika melakukan kampanye.

“Ini adalah satu musibah, kita belum tahu penyebabnya. Jadi jangan sampai terpancing dengan isu-isu yang bisa memecah belah masyarakat yang menimbulkan konflik, terutama konflik kekerasan tidak boleh terjadi,” kata Tito dalam keterangannya di Jakarta.

Baca Juga: Pakar nilai calon Kepala daerah yang catut NIK Harus Didiskualifikasi

Selain itu, dia juga mengenang Benny Laos sebagai sosok yang baik dan mudah bergaul. Ketika masih menjadi Bupati Pulau Morotai, Malut, Benny Laos memiliki visi yang kuat dalam mengubah kondisi masyarakat menjadi lebih sejahtera.

Selama dua kali kunjungan Tito ke Morotai, Benny Laos mengerjakan visi tersebut. Menurutnya, banyak sekali perubahan yang dilakukan, termasuk pembangunan infrastruktur dan bantuan yang meringankan hidup masyarakat.

“Dia punya keinginan mengubah Morotai, supaya masyarakatnya lebih baik, dan ternyata dia memang gitu, dan setelah dia menang, saya mengikuti. Memang (itu) apa yang dikerjakan yang bersangkutan. Saya kedua kali ke Morotai, banyak sekali perubahan, termasuk masjid yang direhab sama yang bersangkutan, jalan. Kemudian pada saat COVID-19 banyak membantu masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Diskusi Ringan 9 Pimpinan MPR RI dan Presiden RI, Jokowi Dipastikan Hadiri Pelantikan Prabowo - Gibran

Benny Laos pernah berkata pada Tito, apabila dirinya “tidak makan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)”. Sebagai pengusaha, Benny Laos merasa secara materi sudah selesai dengan kebutuhan diri sendiri dan keluarga.

Dia mengungkapkan cita-cita Benny Laos hanya tidak ingin melihat masyarakat Malut hidup miskin. Dia ingin membuat tempat yang telah membesarkannya berubah menjadi lebih sejahtera.

“(Benny Laos bilang) ‘Saya ingin membuat perubahan untuk daerah yang kaya, kemudian tapi masyarakatnya masih banyak yang miskin, saya ingin berbakti dan ingin membuat masyarakatnya lebih baik dan sejahtera. Itu saja kira-kira yang memotivasi saya’,” tambah Tito.

Tito menegaskan pilkada akan berlangsung sesuai jadwal dan bagi cagub yang telah meninggal sebelum pencoblosan, proses penggantiannya telah diatur dalam mekanisme Undang-Undang (UU).

Adapun jadwal pilkada sudah ditetapkan dan tahapannya telah diatur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia juga terus mengimbau agar masyarakat terus kondusif dalam mengawal proses demokrasi secara damai.

Baca Juga: Ketua MPR RI antarkan undangan pelantikan presiden ke Prabowo
“Saya sampaikan the show must go on, Pilkada tetap berlanjut. Nanti ada mekanismenya untuk calon-calon yang wafat atau meninggal dunia ya. Ada mekanisme yang diatur dalam UU Pilkada maupun peraturan KPU, tapi Pilkada tetap harus berlanjut, tetap mencari pemimpin yang baik di Maluku Utara,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Victory Pangkey

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X