3 Anggota Polri Dihujani Batu Saat Mengawal Aksi Damai, 1 Anggota Polri Dilarikan Ke RS

photo author
Dreiter Rooy, Sulut Zone
- Rabu, 3 April 2024 | 17:40 WIB
Anggota polri dilarikan ke RS akibat kena lemparan batu
Anggota polri dilarikan ke RS akibat kena lemparan batu


Sulutzone.com, Jayapura Kota,- Aksi keramaian yang dikoordinir oleh Front Mahasiswa dan Rakyat Papua Anti Militerisme (FMRPAM) hari ini di Kota Jayapura, yang dinyatakan mereka adalah aksi damai, ternyata dinodai dengan pelemparan batu oleh massa aksi dan terjadi di dua titik yakni di Perumnas III Waena, dan pertigaan Kampus USTJ Padang Bulan, Selasa (2/4) siang.

Hal tersebut diungkapkan Kabag Ops Polresta Jayapura Kota Kompol M.B.Y Hanafi, S.H., S.I.K., M.H selaku Pengendali Personel yang melakukan pengamanan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/4) malam.

Kabag Ops menerangkan, awalnya massa aksi yang tergelar di Perumnas III Waena dan Pertigaan USTJ memaksakan diri untuk menuju ke Kantor DPRP Papua, namun karena dikhawatirkan akan mengganggu ketertiban umum personel yang melaksanakan pengamanan menghalangi kelompok massa tersebut.

Baca Juga: Polresta Manado Melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2024

"Massa aksi memaksakan untuk bergeser ke Kantor DPRP Papua namun karena dikhawatirkan mengganggu kelancaran ketertiban umum maka kami halangi dan menawarkan untuk memfasilitasi beberapa perwakilan saja yang dikawal ke tempat tujuan massa aksi," ungkap Kabag Ops.

Lanjut diterangkan, sempat terjadi perselisihan dan perdebatan di dua titik tersebut, kemudian terjadi pelemparan batu oleh sebagian massa aksi.

 "Sesuai SOP, kami ambil tindakan tegas dan terukur dengan membubarkan massa aksi menggunakan flash ball atau gas air mata," tambahnya.

Baca Juga: Polsek Wanea Menggelar Kegiatan Patroli Subuh Intensif Dalam Rangka Menyambut Bulan Suci Ramadhan

"Akibat dari pelemparan batu oleh massa aksi, di titik yang di pertigaan Kampus USTJ anggota dalmas kami 3 personel harus menjadi  korban lemparan batu, bahkan salah satu diantaranya alami luka di bagian wajahnya tepatnya di bagian hidung sebelah kiri dan harus mendapatkan penanganan medis," kata Kabag Ops.

Akibat dari pembubaran massa aksi, salah satu massa dari kelompok aksi juga alami luka akibat berdesakan saat dibubarkan menggunakan gas air mata oleh petugas.

 "Kami pihak Kepolisian memohon maaf atas kejadian tersebut, namun semua yang terjadinya tentunya tidak akan ada asap bila tak ada api," ujar Kabag Ops.

Baca Juga: Polda Sulut dan Bhayangkari Berpartisipasi di Bazar yang Digelar Kodam XIII/Merdeka 

Kompol Hanafi juga menyayangkan hingga harus jatuh korban, padahal di awal kegiatan koordinasi maupun komunikasi berjalan dengan baik, adanya itikad baik dari pihak massa aksi maupun personel yang lakukan pengamanan.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dreiter Rooy

Sumber: istimewa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X