Namun ada hikmat, kebijaksanaan di situ bagi kamu yang kaya hati. Kamu tidak diharuskan untuk kaya harta walaupun kalau terjadi itu bonus.
Jangan terlalu memberhalakan bahwa harus kaya harta menikmati hidup.
Ada juga yang punya banyak harta, tapi tidak sedikit yang nggak bahagia dan selalu merasa tidak cukup.
Kamu punya ala kadarnya tapi sangat bersyukur itu terasa luar biasa, dan sangat dalam kebahagiaan itu.
Sangat tergantung cara kita bersyukur dan itu untuk berbeda untuk masing-masing orang tergantung sejarah hidupnya juga
Misal tahu kuah kecap terenak untuk seseorang karena punya kenangan yang indah dengan tahu kuah kecap tersebut.
Karena mengingatkan perjuangan masih hu itu menemani sejarah perjuangan. Jadi dengan standar sendiri bukan standar kemewahan orang lain.
Orang kaya hati juga tidak suka pamer-pamer karena ingin mendapat pengakuan dan validasi dari orang lain.
Orang kaya hati seperti ini sudah dalam tahap bahagia internal.(***)