Sulutzone - Argentina akan berhadapan squad Australia, dalam laga 16 besar Minggu dini hari esok.
Kekalahan Argentina dari Arab Saudi dalam partai pembuka, Tim Tango memetik pelajaran berharga bahwa mereka pantang meremehkan tim non unggulan.
Terlebih kalah dalam pertandingan 16 besar akan membuat salah satu tim akan angkat koper menyusul Jerman, Uruguay dan lainnya.
Baca Juga: Dalam Persidangan, Saksi Ahli Ini Mengungkap Ada Upaya Paksa Matikan CCTV di Rumah Dinas Ferdy Sambo
Australia, yang berbeda 35 peringkat di bawah Argentina, sudah melampaui ekspektasi usai menang dua kali untuk merebut tiket 16 besar menghadapi Argentina di Stadion Ahmad bin Ali.
Bagi Australia ini akan menjadi salah satu pertandingan terbesar dalam sejarah sepak bola negeri kangguru itu.
Laga 16 besar hanya memberi dua hari untuk Kedua tim beristirahat usai putaran group.
Baca Juga: Orang Tua Richard Eliezer Tampil di Publik, Awal Kisah Bharada E Berani Jujur Diungkap
"Kami hampir tidak punya waktu untuk menikmati (keberhasilan mencapai 16 besar), hanya pemulihan, pemulihan, dan pemulihan," kata asisten pelatih Australia Rene Meulensteen seperti dikutip Reuters. "Tapi satu hal yang bisa saya katakan, kami siap."
Tak merasa angkuh, pelatih Argentina Lionel Scalini menepis anggapan bahwa Australia adalah lawan yang mudah.
"Mereka tangguh. Siapa pun yang menganggap pertandingan melawan Australia itu bakal mudah adalah salah," kata Scaloni, dilansir dari ANTARA.
Baca Juga: Istirahatkan Pemain Inti, Brazil Ikuti Jejak Perancis Pasang lapis Kedua Hadapi Kamerun
Namun mental dan materi pemain serta strategi jitu pelatih, membuat Scaloni optimis akan hasil pertandingan nanti.
Selain itu, Argentina tidak menghadapi kendala cedera pemain, termasuk striker Angel Di Maria yang ditarik keluar dalam pertandingan terakhir mereka melawan Polandia.