TikTok di Ujung Tanduk! Bakal Diblokir di AS Gak Nih?

photo author
- Kamis, 9 Januari 2025 | 10:54 WIB
Ilustrasi anak-anak menggunakan Tiktok (Istimewa)
Ilustrasi anak-anak menggunakan Tiktok (Istimewa)

Sulutzonecom -- Guys, dengerin nih! Nasib TikTok di Amerika Serikat lagi genting banget. Tanggal 10 Januari 2025 nanti, Mahkamah Agung AS bakal nentuin, TikTok boleh lanjut atau harus angkat kaki dari sana. Seriusan nih!

Kenapa Bisa Gini?

Jadi gini ceritanya, Presiden Biden udah teken aturan yang nyuruh ByteDance (perusahaan induk TikTok yang dari China) buat jual TikTok ke perusahaan Amerika sebelum tanggal 19 Januari 2025. Kalo nggak, TikTok bakal diblokir total dengan alasan "keamanan nasional". Bayangin aja, 170 juta orang Amerika yang pake TikTok bisa kehilangan akses!

TikTok Nggak Terima Dong?

Ya iyalah! TikTok langsung ngajuin permintaan darurat ke pengadilan tanggal 16 Desember 2024. Mereka bilang aturan ini ngelanggar Amandemen Pertama Konstitusi AS, alias hak kebebasan berbicara. Mereka kekeuh bilang, "Kita yakin pengadilan bakal bilang larangan TikTok itu ilegal, biar 170 juta pengguna kita tetep bisa bebas berekspresi."

Tapi Pemerintah AS Bilangnya Gimana?

Pemerintah AS, khususnya Departemen Kehakiman, ngotot bilang TikTok itu "ancaman keamanan nasional yang super gede". Mereka khawatir data pengguna kayak lokasi dan pesan pribadi bisa diakses, belum lagi potensi manipulasi konten. Tapi TikTok nyanggah semua tuduhan itu dan bilang itu cuma spekulasi tanpa bukti.

Kalo Beneran Diblokir, Efeknya Apa?

Kalo sampe TikTok beneran diblokir, mereka bilang bakal rugi banget. Mereka prediksi bisa kehilangan sepertiga penggunanya di AS cuma dalam sebulan! Otomatis, ini bakal bikin TikTok kurang menarik buat pengiklan, content creator, dan calon karyawan. Wah, bisa berabe nih!

Reaksi Para Tokoh Gimana?

Ada beberapa tokoh yang pro dan kontra nih. Ada yang setuju TikTok diblokir, bahkan nyamain TikTok kayak penjahat. Tapi ada juga yang bilang dia "punya rasa hangat" sama TikTok dan bakal ngeliat masalah ini lebih lanjut.

Intinya Gimana Sih?

Di tengah semua drama ini, TikTok tetep nge-highlight pentingnya kebebasan memilih buat pengguna di Amerika. Mereka bilang, kalo orang Amerika udah tau resikonya dan tetep milih pake TikTok, ya itu hak mereka!

Kesimpulannya:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Sumber: Tempo, Kapanlagi.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X