Sulutzone.com — Personel Polsek Mapanget merespons cepat laporan masyarakat terkait penemuan jasad seorang pria di Kelurahan Paniki Satu, Lingkungan III, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, pada Minggu (30/8/2026).
Korban yang diketahui berinisial IRM (40) ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar lantai dua sekitar pukul 14.30 WITA. Keberadaan jasad korban pertama kali diketahui oleh saksi LT (69) yang kemudian memberitahukan kepada saksi EM (42) sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.
Menerima informasi tersebut, jajaran Polsek Mapanget yang dipimpin oleh Kapolsek Iptu Jodie F. Kairupan langsung tiba di lokasi pada pukul 15.00 WITA untuk melakukan sterilisasi tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami langsung mengamankan TKP, melakukan olah TKP, dan berkoordinasi dengan Tim Inafis untuk memastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur," jelas Kapolsek Mapanget Iptu Jodie F. Kairupan.
Olah TKP dan Pemeriksaan Tim Inafis
Petugas Kepolisian melakukan serangkaian tindakan prosedural mulai dari pengamanan lokasi, pengambilan dokumentasi, hingga berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Manado untuk pemeriksaan mendalam. Tim Inafis yang tiba di lokasi kemudian mengidentifikasi fisik jasad serta mengevakuasi korban dari dalam kamar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal di tempat kejadian, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.
Ringkasan Penemuan Jasad di Paniki Satu
| Parameter Peristiwa | Detail Informasi |
| Lokasi Kejadian | Kelurahan Paniki Satu Lingkungan III, Mapanget, Manado |
| Waktu Penemuan | Minggu, 30 Agustus 2026 (Pukul 14.30 WITA) |
| Identitas Korban | IRM (40, Warga Domisili Sementara) |
| Saksi Kunci | EM (42) dan LT (69) |
| Penanggung Jawab TKP | Iptu Jodie F. Kairupan (Kapolsek Mapanget) |
| Tim Pendukung | Tim Inafis Polresta Manado |
| Pemeriksaan Awal | Nihil tanda-tanda kekerasan fisik |
Pihak Polsek Mapanget telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian serta menghubungi keluarga korban guna melengkapi proses penyelidikan lebih lanjut. Selama proses evakuasi dan penanganan berlangsung, situasi di pemukiman warga sekitar terpantau aman dan kondusif.