Ambela, Sulutzone.com – Dalam upaya nyata mendukung program ketahanan pangan nasional, Koramil 1312-08/Melonguane terus menunjukkan komitmennya mendampingi para petani di wilayah binaan. Pada Senin (8/6/2026).
Danramil 1312-08/Melonguane bersama jajaran Babinsa melaksanakan pendampingan penanaman padi sawah varietas Inpari 32 HDB milik Kelompok Tani (Poktan) Ciherang 2, yang berlokasi di Desa Ambela, Kecamatan Melonguane.
Kegiatan tanam perdana ini dihadiri langsung oleh Penyuluh Pertanian Koordinator, Benyamin Maarende, S.Pt., serta Babinsa setempat, Sertu Markus Ratunguri. Kehadiran aparatur kewilayahan dan tenaga ahli pertanian ini menjadi bukti sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lahan pertanian lokal.
Pada kesempatan ini, Poktan Ciherang 2 memulai musim tanam di atas lahan seluas 0,7 hektare. Pemilihan varietas Inpari 32 HDB (Hama Penyakit Tahan) bukan tanpa alasan. Varietas ini dikenal memiliki produktivitas tinggi, umur panen yang relatif singkat, serta ketahanan terhadap hama dan penyakit utama, sehingga sangat cocok untuk meningkatkan hasil panen petani di wilayah Melonguane.
“Pendampingan ini bukan sekadar formalitas. Babinsa dan penyuluh hadir di tengah sawah untuk memastikan teknik tanam dilakukan dengan benar, mulai dari jarak tanam hingga pemupukan awal, agar target produksi dapat tercapai maksimal,” ujar Sertu Markus Ratunguri saat mendampingi proses penanaman.
Danramil 1312-08/Melonguane menegaskan bahwa keterlibatan personel TNI dalam sektor pertanian merupakan wujud dari Binter (Bina Teritorial) yang berfokus pada kesejahteraan rakyat. Dengan adanya pendampingan intensif sejak masa tanam, diharapkan petani merasa lebih termotivasi dan terbantu dalam mengatasi kendala teknis di lapangan.
“Ketahanan pangan dimulai dari desa. Ketika lumbung padi di tingkat kecamatan seperti Ambela terjaga, maka stabilitas pangan di Kabupaten Kepulauan Talaud juga akan turut terjaga. Kami akan terus mendampingi Poktan Ciherang 2 hingga masa panen nanti,” tegas Danramil.
Sinergi antara Babinsa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di wilayah Melonguane, guna mendorong swasembada pangan berkelanjutan di Bumi Porodisa.
Tentang Koramil 1312-08/Melonguane:
Koramil 1312-08/Melonguane merupakan satuan kewilayahan Kodim 1312/Talaud yang bertugas tidak hanya dalam aspek pertahanan keamanan, tetapi juga aktif dalam pembinaan teritorial, termasuk pendampingan pertanian, infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat untuk kesejahteraan rakyat.