Talaud, sulutzone.com – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Talaud melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional yang dipusatkan di halaman Markas Komando Polres Kepulauan Talaud pada Rabu, (18/2/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.00 WITA tersebut berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk penguatan dedikasi serta integritas personel Polri dan ASN dalam menjalankan tugas negara.
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakapolres Kepulauan Talaud, Kompol Kretsman Mulalinda, S.Pd., M.H., memimpin langsung jalannya prosesi. Sementara itu, Ipda S.A. Tacoh dipercayakan menjadi Komandan Upacara yang mengoordinasi barisan peserta yang terdiri dari jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres, perwira, bintara, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Kepulauan Talaud.
Suasana patriotisme terasa kental saat seluruh peserta menyanyikan lagu Mars Polri secara bersama-sama, yang kemudian dilanjutkan dengan penghormatan umum dan laporan resmi Komandan Upacara.
Momen krusial terjadi saat pengibaran Sang Merah Putih diiringi lagu kebangsaan, di mana seluruh peserta memberikan penghormatan sebagai simbol kesetiaan kepada Ibu Pertiwi.
Setelah sesi mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, Wakapolres memandu pembacaan teks Pancasila yang diikuti dengan lantang oleh seluruh peserta. Agenda dilanjutkan dengan pengucapan nilai-nilai luhur instansi, yakni Tri Brata, Catur Prasetya, serta Panca Prasetya Korpri, sebagai pengingat jati diri insan Bhayangkara dan abdi negara.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menekankan pentingnya momentum Hari Kesadaran Nasional ini sebagai sarana evaluasi kinerja serta peningkatan disiplin dalam melayani masyarakat, menumbuhkan sikap cinta tanah air serta menjaga kerukunan antar sesama dalam mewujudkan tanah porodisa yang aman, damai dan sejahtera.
Polres Kepulauan Talaud harus senantiasa memberikan pelayanan dan perlindungan secara maksimal kepada masyarakat, dan terus berbuat baik. Lakukan waskat dan wasdal terhadap personil. Kasatker berikan contoh serta teladan kepada personil, lakukan penegakan hukum secara proporsional dan profesional terhadap perbuatan melanggar hukum, antisipasi kejahatan konvensional, dan konflik konflik yang berpotensi menjadi kejahatan yang berdampak kontijensi," katanya.