SULUTZONE.COM, Manado – Polsek Kawasan Pelabuhan Manado kembali menunjukkan kesigapan dalam menjaga keamanan laut dan pelabuhan. Pada Senin, 15 September 2025, dalam sebuah operasi rutin, polisi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan liter minuman keras (miras) tradisional jenis Cap Tikus.
Dalam operasi yang berlangsung dari pukul 12.00 hingga 18.00 WITA, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari ruang tunggu hingga ke dalam kapal penumpang.
Hasilnya, petugas menemukan 3 karung mencurigakan yang berisi 12 dus air mineral.
Baca Juga: Polsek Malalayang Sukses Selesaikan Masalah Warga dengan Pendekatan Humanis
Setelah diperiksa, dus-dus tersebut ternyata berisi botol-botol air mineral yang telah diganti isinya dengan miras Cap Tikus.
Total barang bukti yang berhasil disita mencapai 169,8 liter. Miras ini rencananya akan dikirim menuju Lirung, Melonguane, dan Beo di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Manado, IPDA Juan A.V. Rumbajan, didampingi Kasi Humas Iptu Agus Haryono, menjelaskan modus baru yang digunakan para pelaku.
Baca Juga: Gempa M 3.4 Guncang Timur Laut Melonguane Sulawesi Utara Pagi Ini
"Para penyelundup mengemas Cap Tikus ke dalam dus air mineral untuk mengelabui petugas," ujarnya.
Lebih lanjut, IPDA Juan mengingatkan bahaya besar dari miras Cap Tikus, terutama saat dibawa dalam jumlah besar di ruang tertutup seperti kapal.
Kadar alkohol yang tinggi sangat mudah terbakar dan berisiko memicu ledakan atau kebakaran akibat percikan api, korsleting listrik, atau kelalaian manusia.
"Operasi ini merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolresta Manado untuk mencegah peredaran barang ilegal dan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan masyarakat. Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan tegas," tegas IPDA Juan Rumbajan.
Barang bukti saat ini telah diamankan di Mako Polsek Kawasan Pelabuhan Manado.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pemilik barang ilegal tersebut.
Untuk informasi terkini seputar berita kriminal, hukum, dan peristiwa lainnya di Sulawesi Utara dan sekitarnya, kunjungi sulutzone.com sekarang juga!