hukrim

Proyek SPAM KSPN Likupang yang Dikerjakan BPP Wilayah Sulut Berbandrol Rp 18 Miliar Diduga Sarat Korupsi

Sabtu, 6 September 2025 | 08:58 WIB
SPAM KSPN Likupang (Dede/Sulutzone.com)

MINAHASA UTARA – Proyek pembangunan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Likupang yang menelan anggaran fantastis senilai Rp 18,14 miliar, kini menuai sorotan tajam.

Proyek yang dikerjakan oleh PT Sabata Karya Kencana dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Hario Pamungkas dari Balai Prasarana Pemukiman (BPP) Wilayah Sulawesi Utara ini diduga kuat dikerjakan secara asal-asalan, tidak sesuai spesifikasi, dan berpotensi merugikan negara.

Temuan di lapangan menunjukkan adanya dugaan konspirasi antara PPK dan kontraktor.

Baca Juga: Dugaan Penyimpangan Keuangan Negara pada Proyek SPAM di Talaud, Tokoh Masyarakat Ancam Laporkan ke KPK

Pemasangan pipa yang seharusnya ditanam sedalam 70-80 cm sesuai standar teknis, justru hanya diletakkan di permukaan tanah.

Ironisnya, untuk menutupi kecacatan pekerjaan, pipa-pipa tersebut dimasukkan ke dalam saluran drainase lama yang kemudian dicor, membuat saluran menjadi dangkal dan berpotensi menyebabkan masalah baru seperti penyumbatan dan banjir.

Tak hanya itu, beberapa bagian pipa yang berada di pinggir jalan hanya ditutup dengan coran beton tipis, yang kini sudah hancur.

Kondisi ini secara gamblang membuktikan kualitas pengerjaan yang sangat buruk dan minimnya pengawasan.

Pipa SPAM yang tidak ditanam di dalam tanah (Dede/Sulutzone.com)

Warga Kecewa, Proyek Milyaran Rupiah Jadi Mubazir

Meskipun proyek ini dilaporkan telah selesai, warga di Desa Pulisan dan Kinunang, yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama, hingga kini belum mendapatkan aliran air bersih.

Seorang warga mengungkapkan kekecewaannya.

“Kami belum dialiri air hingga saat ini. Katanya itu untuk tiga desa, tapi hanya dialiri satu desa saja,” keluhnya.

Hal ini menunjukkan bahwa anggaran miliaran rupiah yang digelontorkan pemerintah tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Keadaan terkini coran semen yang sengaja dibuat untuk menutup pipa (Dede/Sulutzone.com)

Situasi ini mendesak adanya investigasi menyeluruh dari pihak berwenang.

Halaman:

Tags

Terkini