hukrim

Pencabulan Terhadap Anak Kian Marak, Bagaimana Perlindungan yang Tepat?

Rabu, 11 September 2024 | 00:59 WIB
Ilustrasi seorang anak yang sedang tertidur (Unsplash.com/AnnieSpratt)

Pelaku dapat memasuki tahap terakhir yaitu tahap seksual. Pada tahap ini pelaku akan melakukan tujuannya yaitu melecehkan atau mengeksploitasi korban secara seksual pada percakapan online mereka.

Cara Perlindungan Terhadap Anak

Penting untuk berupaya melindungi anak dari perbuatan kesusilaan. Hal ini tertuang dalam Undang-Undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pastikan seseorang tidak melakukan perbuatan persetubuhan dengan anak dengan cara kekerasan ataupun ancaman kekerasan, sebagaimana yang terkandung di dalam pasal 81 ayat 1. 

Baca Juga: Keberhasilan Giant Sea Wall di Jepang Amankan Desa Kecil dari Tsunami

Perbuatan persetubuhan dengan anak dengan cara apapun merupakan pelanggaran undang-undang. Misalnya, membujuk, merayu, menipu anak untuk diajak bersetubuh yang diatur dalam pasal 81 ayat 2. 

Orang tua dapat melarang orang lain yang dinilai dapat melakukan pencabulan terhadap anak dengan cara apapun. 

Modus yang terjadi pada umumnya adalah dengan cara kekerasan, ancaman kekerasan, membujuk, menipu anak di bawah umur.

***

Halaman:

Tags

Terkini

Satgas TMMD Gali Lubang Pondasi di Desa Taduna

Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:15 WIB