Oknum Polisi Diduga "Raja" di Bisnis Taxi Gelap Manado-Amurang, Sopir Resah!

photo author
REDAKSI, Sulut Zone
- Rabu, 5 November 2025 | 12:28 WIB
Oknum Polisi Inisial D yang terkesan menjadi raja di pangkalan Taxi Gelap Manado-Amurang (SS Video )
Oknum Polisi Inisial D yang terkesan menjadi raja di pangkalan Taxi Gelap Manado-Amurang (SS Video )

MANADO, Sulutzone.con -- Dunia usaha transportasi ilegal, atau yang dikenal sebagai 'taxi gelap', di jalur Manado-Amurang tengah memanas. Seorang oknum anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dilaporkan telah menjelma menjadi "raja" yang mengatur bisnis gelap tersebut, menimbulkan keresahan mendalam di kalangan sopir lain.

​Kekuasaan oknum ini disinyalir digunakan untuk kepentingan pribadinya, bahkan mengatur jalur keberangkatan seenaknya sendiri terutama pada waktu pagi hari yang merupakan jam sibuk.

Oknum Kuasai 5 Unit Mobil dan Atur Jalur Suka-suka

​Berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, oknum polisi tersebut diduga telah memiliki setidaknya 5 unit mobil pribadi yang secara aktif dioperasikan dalam bisnis taxi gelap ini. Pengaturan jalur yang semena-mena, di mana ia memprioritaskan armadanya sendiri atau pihak yang menguntungkan dirinya, telah merugikan sopir taxi gelap lainnya yang harus menunggu giliran lebih lama.

​Para sopir mengeluhkan bahwa oknum tersebut melanggar aturan tak tertulis yang selama ini menjadi kesepakatan antar sopir dalam mengatur antrean keberangkatan. Kekuasaan dan jabatannya ditengarai menjadi alat untuk memaksakan kehendak pribadinya.

Puncak Keresahan: Hampir Adu Jotos di Pangkalan Taxi Gelap

​Keresahan yang menumpuk ini mencapai puncaknya pada kemarin pagi, sekitar pukul 05.30 WITA. Di pangkalan taxi gelap yang berlokasi di depan Multi Mart Malalayang, hampir terjadi adu jotos antara oknum polisi tersebut dengan salah satu sopir taxi gelap yang merasa dirugikan.

​Aksi kekerasan ini diduga dipicu oleh protes sang sopir terhadap perlakuan oknum polisi yang kembali mengatur antrean keberangkatan secara tidak adil. Kejadian tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan di waktu subuh.

​Ruddy Wurangian, salah satu sopir yang berani menyuarakan protes, sempat mengungkapkan bahwa oknum tersebut bahkan melontarkan ancaman bernada intimidasi kepada sopir yang melawan aturannya.

​Kini, para sopir taxi gelap Manado-Amurang berharap agar pihak berwenang di tubuh Polri segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum anggotanya yang telah mencoreng citra institusi dan meresahkan masyarakat di bisnis transportasi ilegal ini. 

Dede

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X