MANADO - Institusi Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah unggahan viral di media sosial. Unggahan tersebut berisi dugaan kasus perselingkuhan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan seorang oknum polisi.
Seorang wanita bernama Melodi Putri (MP), yang mengaku sebagai istri sah dari Bripka DS, anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulut, membagikan foto dan video yang menggemparkan di akun Facebook-nya. Dalam unggahan tersebut, ia membeberkan kronologi saat memergoki suaminya bersama wanita lain.
Kronologi Penggerebekan di Kamar Kos
Dalam postingannya, MP menyebutkan bahwa ia memergoki suaminya, Bripka DS, bersama seorang wanita berinisial GVP alias Tia, di sebuah kamar kos di kawasan Sario, Manado. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu pagi, 26 Juli 2025.
Menurut MP, malam sebelumnya, suaminya pamit dengan alasan menemani tamu dari Mabes Polri. Namun, ia justru mendapati suaminya berada di kamar bersama wanita lain keesokan paginya. Dokumentasi penggerebekan tersebut langsung ia unggah ke media sosial dan menjadi viral. Postingan itu sudah dibagikan lebih dari 139 kali dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.
"Saya berharap keadilan berpihak pada saya sebagai istri dan korban," tulis MP dalam unggahannya.
Dugaan KDRT dan Laporan Berulang
Tak hanya dugaan perselingkuhan, MP juga mengaku menjadi korban kekerasan fisik. Ia memperlihatkan luka lebam di tangan dan lengan yang disebutnya sebagai bukti KDRT.
MP mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama ia mengalami hal serupa. Ia mengaku telah berumah tangga selama 12 tahun, dan 9 tahun di antaranya diwarnai KDRT serta perselingkuhan berulang.
"Sudah tiga kali saya melapor ke Polda Sulut, tapi dua laporan sebelumnya saya cabut karena berharap dia berubah," ujarnya.
Berbagai upaya mediasi, mulai dari keluarga, perangkat desa, hingga pendeta, juga disebutnya tidak membuahkan hasil. "Permintaan maaf dan air mata itu ternyata hanya kedok," keluhnya.
Desakan kepada Kapolda dan Ungkapan Kekesalan
Melodi Putri secara terbuka mendesak Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke Harry Langie, untuk menindak tegas suaminya. Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk melepas status Bhayangkari asalkan suaminya dipecat dari institusi kepolisian.
"Dia mungkin loyal dalam tugas, tapi kejam terhadap istri," tegasnya. "Apa masih pantas pelaku KDRT dan perzinahan seperti itu bertugas di kepolisian?"
Dalam postingannya yang penuh emosi, MP juga menyindir perempuan yang diduga selingkuhan suaminya. "Anda hebat menghancurkan rumah tangga saya. Tapi ingat, buah dari apa yang Anda tanam tidak akan semanis kurma," tulisnya getir.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polda Sulut belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini.
***/tim
Artikel Terkait
Pesan Pengacara Sarwendah pada Pemilik Akun TikTok Penyebar Fitnah: Jangan Jadi Pengecut, Dilaporkan Lalu Hilang
Seluruh Armada PT. Surya Pacific Indonesia (SPI) Dihentikan, Bupati Talaud. Welly Titah Cari Kapal Pengganti.
Pentingnya Doa dan Kewaspadaan: Ketum GERMITA dan Dandim Talaud Bahas Potensi Tsunami
Dandim Talaud, Letkol Arh.Yanuar Yudiatira, ST dan Ketum GERMITA Berdoa Sambil Siaga: Waspada Tsunami Rusia Ancam Talaud!
Patroli Kota Presisi Samapta Polres KepulauanTalaud hadir untuk masyarakat. Talaud, sulutzone.com Satuan
Boim Bebas Timbun Solar Siang Hari, Tamparan Nyata Kapolres Manado yang Baru Menjabat
Pihak SPBU Bantah Tudingan, Ungkap NR Sering Ancam Pengelola
Dirut Perumda Pasar Manado Diduga Lecehkan Upaya Pemberantasan Korupsi Polda Sulut
PLN Palu Terangi Hati, Perokris Palu Berbagi Kasih di SDN 13 Sindue Tombusabora
Tolak Diberi Bantuan Rp300.000, NR Tuding Ada Permainan di SPBU Sario