Talaud, sulutzone.com - Warga Kecamatan Nanusa Kabupaten, Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara digemparkan dengan aksi nekat salah seorang warga desa Karatung selatan yang mengakhiri hidupnya dengan seutas tali, Jumat (25/7/2025).
Hal tersebut dibenarkan Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Nanusa Ipda Matrial Barahama, S.H., M.H.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek di salah satu wilayah pulau terluar tersebut, Sabtu (26/7/2025) mengungkapkan, peristiwa naas ini terjadi di dalam kamar salah satu rumah warga desa Karatung Selatan sekitar pukul 17.00 Wita. Korban yang terindentifikasi seorang lelaki berinisial CJS ( 20 tahun) ditemukan tak lagi bernyawa karena gantung diri dengan seutas tali yang terikat di lehernya.
Ipda Matrial menerangkan, sebanyak lima orang saksi telah diambil keterangan terkait kejadian miris tersebut. Masing masing saksi berinisial SM, AM, ADM, CL dan JS.
Lebih jauh dikatakan, menurut keterangan saksi lelaki SM bahwa Korban datang dirumah dengan mengendarai sepeda motor sudah dalam keadaan mabuk. Kemudian saksi yang juga adalah paman korban mengatakan bahwa motor yang di kendarai oleh korban akan di pakai oleh Om nya lelaki MM.
Mendengar itu, korban menjawab Pake jo ( pakai saja) sembari melangkah masuk kedalam rumah.
Setelah itu saksi melanjutkan aktifitas menjaga cucunya yang masih kecil di depan rumah. Beberapa saat kemudian saksi menyuruh cucunya untuk mengambil ikat rambut di kamar karena rambut cucunya akan diikat. Sesaat setelah masuk kamar, cucunya lalu lari dari dalam rumah sambil mengatakan takut kepada saksi. Mendengar hal itu saksi merasa curiga kemudian masuk memeriksa ke semua kamar dan mendapati korban sudah tergantung dengan tali yang terlilit di leher korban sementara ujung jari kaki menyentuh lantai. Dalam kondisi panik, saksi kemudian mengambil pisau untuk memotong tali yang terlilit di leher korban dengan maksud untuk menolong sembari berharap siapa tau masih bisa tertolong.
Tak sampai disitu, saksi yang diketahui berprofesi sebagai perangkat desa ini selanjutnya lari ke luar rumah dan berteriak memanggil saksi kedua lelaki AM yang pada saat itu sudah berada di jalan raya bermaksud pulang ke rumahnya, disusul beberapa warga atau keluarga yang datang untuk melihat serta membawa korban ke Puskesmas Karatung untuk ditangani lebih lanjut oleh pihak medis.
Menurut keterangan saksi kedua yakni lelaki AM bahwa pada saat korban datang, dirinya edang berbaring di dego-dego ( balai balai yang terbuat dari bambu di rumah tempat kejadian perkara ( TKP).
" Kemudian setelah sekitar hampir 2 (dua) jam berselang saya hendak pulang kerumah namun pada saat saya sudah berada di jalan raya lelaki SM berteriak dengan nada tinggi memanggilnya untuk melihat korban yang ditemukan gantung diri, " katanya
AM menuturkan, saksi pertama juga mengatakan telah memotong tali yang melilit leher korban dengan harapan korban bisa tertolong.
" Lalu saya masuk kedalam kamar dan mendapati korban sudah dalam keadaan sudah tidak bergerak berada di atas tempat tidur, dan saya langsung mengatakan panggil Polisi dan mereka langsung memanggil anggota piket Polsek Nanusa," ucap AM
Sementara menurut keterangan saksi ketiga yakni ADM bahwa memang benar pada jumat tanggal 25 Juli 2025, sekitar pukul 11.00 wita hingga pukul 15.10 Wita, dirinya bersama korban tengah mengkonsumsi minuman keras. Korban kemudian pamit untuk pulang kerumah mengambil uang, tetapi tak kembali lagi.
" Dan sementara kami minum minuman keras korban tidak pernah bercerita atau curhat tentang masalah kehidupan pribadinya," tutur ADM
Kepolisian juga kemudian mengambil keterangan dari saksi ke 4 yakni seorang perempuan CL yang diketahui adalah pacar korban. Menurutnya, selama menjalin kisah kasih hingga terjadinya peristiwa duka tersebut. Ia dan korban tak pernah ada permasalahan.
Artikel Terkait
Sap7a Rasa 2025 di ARYADUTA Manado Sukses Lahirkan Juara Baru Cooking & Carving Sulut
PLN Alirkan Listrik, 607 Kepala Keluarga di Desa Olu dan Lindu Sulteng Bersyukur Sudah Terang Benderang
Dorong Pemerataan Energi Papua, PLN Siap Bangun PLTM 1,2 MW di Supiori
Pembangunan Gereja Mizpa Alo Dimulai, Wabup Talaud, Anisya Gretsya Bambungan, SE : Bukan Hanya Fisik, Tapi Kesaksian Iman
Objek Misterius Ditemukan di Bangkai KM Barcelona V-A, Diduga Korban Hilang
RHK GMIM Senin 28 Juli 2025 : Bermegah Karena Ketabahan Dan Iman Dalam Penderitaan
Diduga Dipicu Perselingkuhan, Natania Dihantam KDRT oleh Oknum Polisi Polres Bolmut
Pinkan Mambo Bongkar Sikap Ahmad Dhani dan Maia Estianty di Masa Lalu, Sebut Pernah Dipameri Video Ini
Oknum Pendeta di Blitar Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Polisi Bongkar Modus Bejat Pelaku
Sah! Rafael Struick Resmi Diperkenalkan Sebagai Rekrutan Baru Dewa United