Penulis : Marcosky86
MANADO – Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) telah menetapkan satu tersangka terkait insiden terbakarnya KM Barcelona V A di perairan Desa Talise, Kecamatan Likupang Barat, Minahasa Utara, pada Minggu (20/7/2025) siang.
Tersangka yang diinisialkan sebagai IB tersebut merupakan nakhoda kapal.
Sementara itu, publik menyoroti ketiadaan V.A. atau Ko Sim, Direktur PT Surya Pacific Indonesia (SPI), yang dilaporkan menghilang sejak hari pertama kejadian dan belum memberikan pernyataan publik apapun sejak insiden terjadi.
Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sulut, Kombes Pol Eko Wimpiyanto Hardjito, menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut dan mengapresiasi bantuan evakuasi dari nelayan dan warga sekitar.
"Polda Sulawesi Utara turut berduka cita atas kejadian tersebut. Dan apresiasi kepada para nelayan serta warga masyarakat sekitar lokasi kejadian yang bersama-sama dengan pihak terkait telah membantu evakuasi penumpang," ujarnya pada Selasa (22/7) di Mapolda Sulut.
Proses Penyelidikan dan Penetapan Tersangka
Kombes Pol Eko menjelaskan bahwa pihaknya segera melakukan upaya kepolisian setelah kejadian, mulai dari evakuasi korban dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP). "Di sekitar TKP, sampai saat ini masih dilakukan penyisiran dan pemadaman api di kapal tersebut," tambahnya.
Pada Minggu (20/7) malam, tim penyidikan langsung dibentuk. Gelar perkara yang melibatkan Ditreskrimsus, Ditreskrimum, Itwasda, dan beberapa satuan kerja Polda Sulut lainnya juga telah dilaksanakan untuk menentukan langkah penyidikan selanjutnya.
Hasilnya, diterbitkan Laporan Polisi Model A untuk penyidikan lebih lanjut.
Langkah pertama dalam penyidikan adalah pemeriksaan saksi-saksi, termasuk anak buah kapal (ABK) atau kru, penumpang, dan nakhoda. Pihak kepolisian juga meminta hasil visum ketiga korban dan melakukan identifikasi bersama Bidlabfor Polda Sulut untuk olah TKP di dalam kapal yang terbakar.
"Dan setelah memeriksa saksi-saksi, tim dan penyidik menyimpulkan bahwa perlu kita lakukan peningkatan statusnya, penetapan tersangka terhadap satu orang, inisial IB," terang Kombes Pol Eko.
Kompensasi dan Desakan Investigasi Menyeluruh
Ketidakmunculan Direktur PT SPI, V.A. atau Ko Sim, ini dinilai sebagai minimnya empati dan tanggung jawab moral dari pihak perusahaan.
Meskipun demikian, PT SPI sendiri, melalui Humasnya, Ridwan F, telah memberikan kompensasi penuh kepada para korban, mencakup fasilitas rumah sakit, peti jenazah, hingga biaya pemulangan ke kampung halaman.
Artikel Terkait
Kapten KM Barcelona V Ditetapkan Tersangka, Polda Sulut Selidiki Kelalaian dalam Kebakaran Maut
Bupati Talaud Sampaikan Apresiasi Tinggi kepada Nelayan Gangga dan Serai, Pahlawan Penyelamat Korban KM Barcelona V
Tiga Jenazah Korban KM Barcelona 5A Dipulangkan ke Talaud, Pihak Perusahaan Kapal Sebut Keluarga Terima Kompensasi Penuh
KM Barcelona VA Terbakar: Fakta Baru Bermunculan, Fokus Penyelidikan Bergeser
Peduli Bencana: Blessindo Group Salurkan Bantuan Sigap untuk Korban KM Barcelona VA
Duka Talaud, Bupati Welly Titah Pastikan Penanganan Optimal untuk Korban KM Barcelona VA
Presiden Prabowo Subianto Segera Kunjungi Sulawesi Utara, Lynda Watania : Minahasa Siap Sambut Penuh
Pertanggungjawaban APBD 2024 Diterima: Wali Kota Andrei Angouw Apresiasi Kinerja DPRD Manado
Cerita Tragedi KM Barcelona VA: Kemana Pemilik Kapal??
Bupati Talaud, Welly Titah bersama Nyonya. Henny Titah Hongwijoyo, SE Jenguk Korban Insiden KM Barcelona VA di Manado, Pastikan Perhatian Pemda