Talaud, sulutzone.com - Humas Polres Kepulauan Talaud. Dikabarkan melaut sejak Selasa (1/7/2025) lalu, dua orang nelayan asal desa Dapihe Kecamatan Tampan'amma hingga kini belum kembali atau ' terindikasi menghilang'.
Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Rainis, Iptu Hugo Essing, Jumat (4/7/2025) siang. Diungkapkan, kedua nelayan tersebut masing masing bernama Frits Maarial ( 31 tahun) dan Yusuf Beba ( 43 tahun).
" Keduanya pergi melaut menggunakan Perahu Pamboat Warna Putih Biru untuk mencari ikan di Perairan desa Tabang Kecamatan Rainis yang jaraknya sekitar 10 Mil laut. Namun, hingga saat ini kedua warga desa Dapihe tersebut belum kembali, dan setelah dilakukan pencarian oleh warga setempat belum juga ditemukan," ungkap Essing
Sementara itu menurut saksi lainnya, Reki Lalao ( 47 tahun ) yang merupakan warga desa Tabang. Bahwa Ia pada Senin tanggal 1 Juli 2025 sekitar Pukul 07.00 wita bersama saudara Iparnya menaiki satu perahu dan seorang lelaki bernama Aldi Panggulu nampak juga pergi melaut menggunakan Perahu yang berbeda.
Mereka pergi melaut mencari Ikan di perairan laut di depan desa Tabang tepatnya di Tempat Pemasangan Gabus Tempat Perahu Besar (Pajeko) Menjala Ikan Miliknya.
Pada yang sama, kedua Korban juga memancing Ikan di tempat Itu. Pada Pukul 12.00 wita Saksi bersama Saudara Iparnya Akan kembali dan Meninggalkan Kedua Korban dan Lelaki Aldi Panggulu di lokasi tersebut.
Keesokan harinya Rabu tanggal 2 Juli 2025 Saksi bersama Saudara Iparnya Pergi ke lokasi memancing di tempat tersebut dan tidak melihat ada tanda-tanda dari kedua Korban.
Saksi Juga menambahkan Keterangan Bahwa Perahu Pamboat Milik Kedua Korban Pernah mengalami kerusakan mesin saat melaut, hingga ditarik oleh nelayan Lain dan saksi menyarankan agar menggantikan mesin yang baru.
Sementara itu saksi Aldi Panggulu (33 Tahun) menerangkan bahwa Saksi Pada Hari Senin tanggal 01 Juli 2025 Bersama-sama mencari ikan di Lokasi yang sama,dan pada pukul 17.00 wita saksi sudah kembali meninggalkan kedua Korban di lokasi memancing dengan posisi Perahu Pamboat Milik kedua korban terikat di Pelampung Gabus. Menurut pengkuannya, kedua Korban mengatakan akan tinggal dan memancing hingga malam hari.
Kapolres melalui Kapolsek Rainis Iptu Hugo Esing menyampaikan bahwa Pihaknya terus mencari Informasi hilangnya 2 ( Dua ) Nelayan saat mencari ikan dilaut.
Diduga Perahu Pamboat yg dipakai melaut oleh kedua korban mengalami kerusakan mesin sehingga hanyut terbawa arus dan tiupan angin.Hingga berita ini diturunkan korban belum ditemukan.
Artikel Terkait
Talaud Bergerak! GENTANA 2025, Bupati Welly Titah Kobarkan Semangat Swasembada Pangan
Kapolres Talaud Hadiri Pencanangan Program GENTANA Pemkab Talaud.
Talaud Bergerak! TNI dan Forkopimda Bersatu Wujudkan Lumbung Pangan Perbatasan
Keren!!! 3 Penghargaan Dibawa Mareyke Manengkey ke Tomohon
Listrik Tenaga Surya PLN Terangi Pulau-Pulau di Sangihe, Cahaya Baru di Ujung Utara Sulawesi
Bawa Penghargaan Juara 1 Nasional Kampung KB ke Tomohon, Djemy Sarese Katakan Ini
Pemprov Sulut Perkuat Komitmen Pembangunan Inklusif di Talaud, Mangala Salurkan Bantuan Sosial dari Gubernur YSK
Aghniny Haque Rela Dirasuki Iblis Demi Selamatkan Keluarga! Final Trailer Film Selepas Tahlil
PT HWR Keluhkan Kendala Produksi Akibat Sengketa Lahan di Ratatotok, Terutama Konflik dengan Ci Gin
Welly Titah Buka Pasar Murah di Melonguane: Bukti Nyata Pemda Jaga Harga Kebutuhan Pokok Talaud