MANADO, SULUTZONE.COM – Manajemen PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan polemik akses jalan lingkar tambang yang menghubungkan Likupang Timur dan Ranowulu. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Sulawesi Utara, Senin (4/5/2026), perusahaan memaparkan langkah-langkah strategis demi keamanan dan kenyamanan mobilitas warga.
Inisiatif Jalur Alternatif yang Lebih Aman
Menyikapi kerusakan jalan nasional akibat faktor alam dan abrasi di wilayah lingkar tambang, Presiden Direktur PT MSM/TTN, David Sompie, mengungkapkan bahwa perusahaan telah mengambil langkah proaktif. PT MSM telah membangun rute baru yang dirancang lebih aman dari titik rawan longsor.
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap infrastruktur publik di sekitar wilayah operasional. Saat ini, jalur tersebut sedang dalam proses administrasi untuk dihibahkan kepada negara.
"Kami telah berupaya membangun rute baru yang lebih aman dari titik longsor atas persetujuan BPJN. Kami memohon izin agar jalan perusahaan ini bisa segera digunakan publik secara resmi sembari menunggu proses tukar guling administrasi selesai," ujar David Sompie di hadapan Komisi III DPRD Sulut.
Komitmen Terhadap Ganti Untung Lahan
Terkait aspirasi warga Desa Tinerungan mengenai ganti untung lahan yang memicu pemblokiran jalan, pihak perusahaan menyatakan pada dasarnya bersedia melakukan pembayaran. Namun, diperlukan kesepakatan nilai yang wajar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar proses transisi berjalan lancar.
Sekretaris Komisi III DPRD Sulut, Nick Lomban, yang hadir dalam rapat tersebut, mengapresiasi itikad baik perusahaan dan mendorong terjadinya win-win solution.
"Pihak perusahaan pada dasarnya bersedia membayar. Kami mengimbau adanya kompromi terkait nilai kompensasi agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan dan akses publik bisa segera kembali lancar," kata politisi NasDem tersebut.
Dorong Percepatan Akses Publik
Dari hasil RDP yang dipimpin Ketua Komisi III Berty Kapojos, terdapat beberapa poin penting yang akan segera ditindaklanjuti oleh PT MSM/TTN, antara lain:
- Akselerasi Negosiasi: Menuntaskan kesepakatan harga lahan dengan warga terdampak secara adil.
- Pembukaan Blokade: Merealisasikan pembayaran agar jalur transportasi yang sempat terhambat kembali normal.
- Jaminan Keamanan: Memastikan infrastruktur jalur alternatif memenuhi standar kelayakan untuk kendaraan umum.
Dengan dibukanya komunikasi yang intensif antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah melalui fasilitasi DPRD Sulut, PT MSM/TTN berharap operasional tambang dapat terus berjalan beriringan dengan kesejahteraan dan keamanan masyarakat lingkar tambang.
(***/Dede)
Artikel Terkait
Komisi III DPRD Sulut Agendakan RDP Maraton: Soroti Infrastruktur Bolmong hingga Panggil Kembali BPJN Sulut
Pererat Kebersamaan, Bupati dan Wakil Bupati Talaud Ibadah Minggu Bersama Jemaat Germita Tabernakel Zwaan Kiama
Bioavailabilitas: Kunci Efektivitas Nutrisi, Ini Kaitannya dengan Fit Solution
HIPMI PT Sulut Dilantik, Jonathan Sompie: Kita Tidak Hanya Melantik Pengurus, Tapi Melantik Harapan!
Babinsa, Serka Nursan Tameane Gelar Kegiatan TNI Sahabat Pelajar di Sekolah
Babinsa Koramil-04/Rainis,Sertu Samuel Bawala Mengikuti Upacara Hari Pendidikan Nasional
Meneruskan Jejak Kartini: Bakti Srikandi PLN UP3 Gorontalo Tebar Kepedulian bagi Penghuni Griya Lansia Jannati
Sikat Knalpot Brong dan Miras, Kapolsek Beo Ipda Eiffel Limporo, SH, Pimpin Langsung Operasi Cipkon Sabtu Malam
Hadir di Hardiknas 2026, AKBP Arie Sulistyo: Pendidikan adalah Fondasi Bangsa yang Taat Hukum
Aksi Nyata Kartini Masa Kini: Sentuhan Kasih PIKK dan Srikandi PLN Perkuat Sektor Sosial dan Wisata Kreatif di Tolitoli