Fakta Tentang Kopassus! Tercatat Sudah Berganti Nama Sebanyak 6 Kali, Simak Penjelasannya!

photo author
Depanan Simangunsong, Sulut Zone
- Rabu, 9 November 2022 | 10:19 WIB
Kopassus, kopassus TNI AD.  ( 99.co.id)
Kopassus, kopassus TNI AD. ( 99.co.id)

SULUTZONE - Fakta tentang Komando Pasukan Khusus atau Kopassus yang tidak diketahui semua orang.


Ternyata Kopassus tercatat sudah 6 kali berganti nama hingga saat ini.


Dilansir dari Akun Instagram fakta_unik_seluruh_dunia, Kopassus didirikan Kolonel A. E Kawilarang pada 16 April 1952, dan hingga saat ini sudah berganti nama sebanyak 6 kali.

Baca Juga: Motivator Mario Teguh Diperiksa Bareskrim, Diduga Berikan Pelatihan Robot Trading Net89

Berikut sejarah 6 kali pergantian nama Kopassus hingga saat ini :

Pada tanggal 16 April 1952, Kolonel A.E. Kawilarang mendirikan Kesatuan Komando Tentara Territorium III/Siliwangi (Kesko TT).


Ide pembentukan kesatuan komando ini berasal dari pengalamannya menumpas gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) di Maluku. Saat itu A.E. Kawilarang bersama Letkol Slamet Rijadi (Brigjen Anumerta) merasa kesulitan menghadapi pasukan komando RMS. A.E. Kawilarang bercita-cita untuk mendirikan pasukan komando yang dapat bergerak tangkas dan cepat.

 Baca Juga: Sisi Baik Ferdy Sambo, Anggap Para Ajudannya Sebagai Anak Sendiri

Pada tanggal 18 Maret 1953 Mabes ABRI mengambil alih dari komando Siliwangi dan kemudian mengubah namanya menjadi Korps Komando Angkatan Darat (KKAD).

Tanggal 25 Juli 1955 organisasi KKAD ditingkatkan menjadi Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), yang tetap dipimpin oleh Mochamad Idjon Djanbi.

Tahun 1959 unsur-unsur tempur dipindahkan ke Cijantung, di timur Jakarta. Dan pada tahun 1959 itu pula Kepanjangan RPKAD diubah menjadi Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD). Saat itu organisasi militer itu telah dipimpin oleh Mayor Kaharuddin Nasution.

Baca Juga: Konten Video Pornografi Kebaya Merah Dijual 750 Ribu Rupiah, Simak Penjelasannya

Pada saat operasi penumpasan DI/TII, komandan pertama, Mayor Idjon Djanbi terluka, dan akhirnya digantikan oleh Mayor RE Djailani.

Pada tanggal 12 Desember 1966, RPKAD berubah pula menjadi Pusat Pasukan Khusus Angkatan Darat (Puspassus AD). Nama Puspassus AD ini hanya bertahan selama lima tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Depanan Simangunsong

Sumber: Instagram

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Wamenkes Dante Sidak RS di Bandung

Jumat, 5 April 2024 | 19:33 WIB

Manfaat Besar Berolahraga Bagi Tubuh Kita

Senin, 25 Maret 2024 | 23:06 WIB
X