Tanggal 17 Februari 1971, resimen tersebut kemudian diberi nama Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha).
Dalam operasi di Timor Timur pasukan ini memainkan peran sejak awal. Mereka melakukan operasi khusus guna mendorong integrasi Timtim dengan Indonesia.
Prestasi yang melambungkan nama Kopassandha adalah saat melakukan operasi pembebasan sandera yaitu para awak dan penumpang pesawat DC-9 Woyla Garuda Indonesian Airways yang dibajak oleh lima orang yang mengaku berasal dari kelompok ekstremis Islam "Komando Jihad" yang dipimpin Imran bin Muhammad Zein, 28 Maret 1981.
Dengan adanya reorganisasi di tubuh ABRI, sejak tanggal 26 Desember 1986, nama Kopassandha berubah menjadi Komando Pasukan Khusus yang lebih terkenal dengan nama Kopassus hingga kini.
Itulah sejarah 6 kali pergantian nama Kopassus hingga saat ini yang perlu diketahui. ***
Artikel Terkait
Sisi Baik Ferdy Sambo, Anggap Para Ajudannya Sebagai Anak Sendiri
Lirik dan Arti Lagu Moraoy, dari Daerah Bolaang Mongondow
Video 'Kebaya Merah' Ternyata Dibayar Seharga Ini, Masih Ada Tema-tema Lain Pesanan Konten
Diungkap Polda Jatim, Ini Status Hubungan AH dan ACS Dalam Video Syur Kebaya Merah
Fantastis, Hutan Indonesia Dapat Milyaran Dari Pemerintah Norwegia
Tampil Anggun, Krisdayanti Respon Kasus Gagal Ginjal Akut
Presiden Jokowi Dapat Hadiah Pantun Dari Ketum Partai Perindo Hari Tanoesoedibjo
Belum Dapat SK dan Penempatan, Hotman 911, Dampingi Perwakilan Guru Lulus P3K, Sampaikan Aspirasi ke Presiden
Motivator Mario Teguh Diperiksa Bareskrim, Diduga Berikan Pelatihan Robot Trading Net89
Kombes Farman: Pemeran Video Syur Kebaya Merah Adalah Pasangan Kekasih