MANADO — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Raya Ahmad Yani, Kota Manado. Peringatan hari besar umat Islam tersebut tidak hanya dipenuhi oleh doa dan lantunan shalawat, tetapi juga menghadirkan beragam kegiatan sosial serta layanan publik yang menyasar masyarakat luas.
Di tengah ribuan jemaah dan warga yang hadir, tampak Ketua Putra Putri Literasi Sulawesi Utara sekaligus Pembina Garda Nusantara Anti Narkoba Sulut, Standius Bara Prima, turut membaur bersama umat Muslim Kota Manado untuk menyemarakkan peringatan tahunan tersebut.
Meski diakui panitia bahwa persiapan acara dilakukan dalam waktu yang tergolong singkat, antusiasme warga yang memadati area Masjid Raya Ahmad Yani tetap luar biasa tinggi. Berbagai program bantuan dari instansi pemerintah dan dinas terkait dihadirkan langsung di lokasi kegiatan untuk memberikan manfaat riil bagi jemaah.
Beberapa fasilitas serta layanan gratis yang diselenggarakan di antaranya:
Gerakan Pangan Murah untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok jemaah.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi warga masyarakat.
Pembagian Kacamata Gratis.
Layanan Pajak dan Samsat Mobil Keliling untuk kemudahan administrasi masyarakat.
"Puji syukur jemaah yang hadir sangat ramai. Hari ini ada banyak sekali kegiatan dan bantuan dari dinas-dinas untuk masyarakat. Antusiasmenya luar biasa," ungkap Standius Bara Prima saat ditemui di lokasi acara.
Ia juga menambahkan bahwa acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara yang hadir mewakili Gubernur Sulut untuk menyampaikan ucapan selamat peringatan Maulid Nabi bagi umat Islam di Manado dan Sulawesi Utara pada umumnya.
Momen peringatan Maulid Nabi ini dinilai Standius sebagai momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi serta merawat kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Utara. Menurutnya, daerah ini selalu konsisten menunjukkan dirinya sebagai laboratorium toleransi di Indonesia.
"Harapannya, karena Sulawesi Utara ini dikenal sebagai laboratorium toleransi, kita ingin seluruh masyarakat mendapatkan kesejahteraan yang merata tanpa membedakan suku, agama, maupun keyakinan," tegas Standius.
Empati dan Doa untuk Saudara di Daerah Bencana, Flores NTT
Di tengah suasana kebahagiaan Maulid Nabi, Standius juga menyampaikan rasa duka cita mendalam atas bencana alam yang tengah menimpa sebagian masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan wilayah Kalimantan.