Di sisi lain, aspek kesehatan warga juga menjadi perhatian serius dengan dibukanya Posko Medis yang beroperasi penuh selama 24 jam di simpang Kantor Disdukcapil Aceh Tamiang.
Tenaga medis dari IHC Prabumulih, dr. Betty, melaporkan bahwa mayoritas keluhan yang ditangani meliputi infeksi saluran pernapasan, diare, serta pendampingan bagi pasien penyakit kronis yang pengobatannya sempat terhenti akibat situasi darurat.
Inisiatif komprehensif ini merupakan bukti nyata komitmen Pertamina dalam menerapkan prinsip berkelanjutan dan tanggung jawab sosial.
Seluruh aksi kemanusiaan ini tetap berpegang pada standar tata kelola dan keberlanjutan lingkungan yang selaras dengan target global, dengan koordinasi yang terjaga melalui pihak terkait seperti Danantara Indonesia.
***