Fakta Kunci: Setelah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang mulai beroperasi penuh, tingkat kunjungan wisatawan asing (Wisman) ke Sulut melonjak tajam hingga 40%.
Pendorong: Bisnis pendukung seperti akomodasi (hotel), restoran, kuliner lokal, serta MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) ikut terkerek naik, menciptakan efek berganda yang signifikan bagi perekonomian lokal.
3. Pengolahan Makanan dan Minuman
Sektor manufaktur berbasis pangan lokal menunjukkan daya saing yang tinggi.
Fakta Kunci: Pertumbuhan sektor ini didorong oleh komoditas unggulan khas Sulut.
Pendorong: Komoditas unggulan perkebunan seperti kelapa, cengkeh, dan pala kini diolah lebih lanjut menjadi produk jadi dan setengah jadi untuk mengisi pasar ekspor. Peningkatan nilai tambah (hilirisasi) pada hasil perkebunan menjadi motor pertumbuhan utama.
4. Informasi dan Komunikasi
Sektor teknologi menjadi penopang ekonomi modern di Sulut.
Fakta Kunci: Sektor ini tumbuh stabil dan menjadi indikator keberhasilan transformasi digital.
Pendorong: Digitalisasi layanan publik oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta tumbuhnya ekosistem startup lokal yang berpusat di Manado dan Bitung, menjadi motor penggerak sektor Informasi dan Komunikasi.
5. Konstruksi dan Infrastruktur
Pembangunan fisik tetap menjadi fondasi kuat pertumbuhan ekonomi.
Fakta Kunci: Sektor Konstruksi mencatatkan pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan.
Pendorong: Pertumbuhan ini disokong oleh percepatan realisasi proyek strategis nasional (PSN) di Sulut, seperti penyelesaian ruas-ruas jalan tol, pengembangan Pelabuhan Bitung, dan pembangunan infrastruktur penunjang KEK.