PLN Ungkap Kunci Sukses Pemulihan Aceh : Kolaborasi Strategis dengan TNI

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Selasa, 9 Desember 2025 | 02:04 WIB
Dukungan armada truk dari TNI Angkatan Darat (AD) turut membantu pendistribusian material tower darurat beserta para personel PLN ke titik-titik tower terdampak yang masih dapat dijangkau dengan jalur darat. Kolaborasi ini dilakukan untuk mendorong percepatan _recovery_ kelistrikan pascabencana Aceh (Dokumentasi PLN)
Dukungan armada truk dari TNI Angkatan Darat (AD) turut membantu pendistribusian material tower darurat beserta para personel PLN ke titik-titik tower terdampak yang masih dapat dijangkau dengan jalur darat. Kolaborasi ini dilakukan untuk mendorong percepatan _recovery_ kelistrikan pascabencana Aceh (Dokumentasi PLN)

Aceh, Sulutzone.com – Keberhasilan PT PLN (Persero) menuntaskan pemulihan sistem kelistrikan Aceh hingga 100 persen pascabencana banjir dan longsor tidak lepas dari langkah cepat dan sinergi strategis yang dilakukan di masa kritis. PLN mengungkapkan bahwa mobilisasi 500 personel dari seluruh unit di Indonesia, bersama dukungan penuh dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), menjadi faktor kunci dalam percepatan tersebut.

​Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa kolaborasi yang terjalin dengan TNI Angkatan Udara (AU) dan TNI Angkatan Darat (AD) berperan besar dalam mengatasi kerusakan infrastruktur yang parah. Kerusakan SUTT 150 kV menjadi titik kritis yang memerlukan penanganan cepat dan masif.

​"Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang turut andil memperkuat upaya ini. Kolaborasi yang terjalin menjadi faktor penting dalam proses pemulihan jaringan transmisi yang mengalami kerusakan," ujar Darmawan, menggarisbawahi pentingnya dukungan militer saat akses darat terputus.

Baca Juga: PLN Tuntaskan Misi Kemanusiaan: Dirut Darmawan Prasodjo Tegaskan Pemulihan Listrik Sumbar Sesuai Arahan Menteri ESDM

​Bencana membuat banyak akses jalan utama terputus, menyebabkan sejumlah wilayah sulit dijangkau melalui jalur darat. Untuk mengatasi kendala ini, PLN menggandeng TNI AU untuk mendistribusikan personel, material tower emergency, dan logistik pendukung menggunakan helikopter.

​Darmawan menjelaskan bahwa pendistribusian melalui jalur udara ke wilayah terisolir merupakan langkah strategis yang memastikan personel dan perlengkapan tiba tepat waktu di lokasi tower terdampak. Sementara itu, truk dari TNI AD dikerahkan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang masih dapat diakses melalui jalur darat.

​Mobilisasi personel gabungan ini difokuskan pada titik-titik kritis, antara lain di SUTT 150 kV Arun - Bireuen (258 personel), SUTT 150 kV Bireuen – Peusangan (178 personel), dan SUTT 150 kV P. Brandan – Langsa (64 personel). Dedikasi personel yang bekerja nonstop inilah yang kemudian menghasilkan pencapaian pemulihan signifikan di Aceh hingga mencapai 100 persen dalam waktu singkat. 

Dede

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X