Manado, 26 November 2025 – Dalam upaya mencegah potensi bahaya listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) melalui PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Suluttenggo melaksanakan edukasi keselamatan ketenagalistrikan secara langsung kepada masyarakat. Melalui pendekatan door-to-door, PLN mengajak warga untuk menjaga jarak aman dari jaringan listrik, mengenali potensi bahaya listrik di rumah, serta menggunakan listrik dengan cara yang benar.
Menyambut inisiatif ini, General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyatakan dukungannya terhadap pendekatan humanis dan proaktif ini.
“Dengan model pendekatan langsung ke masyarakat, PLN berharap Edukasi ini dapat memperkuat kesadaran bersama untuk mengenali setiap potensi bahaya listrik yang ada disekitar untuk mewujudkan lingkungan yang aman” ungkap Usman.
Baca Juga: Di Electricity Connect 2025, PLN Perkuat Ketahanan Energi sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi
Manager UP2D Suluttenggo Muhammad Ariamudin menyampaikan bahwa Keselamatan kelistrikan merupakan tanggung jawab bersama antara PLN dan masyarakat.
“Kalau masyarakat tidak paham risikonya, maka bahaya bisa muncul dari hal yang kelihatannya sepele, melalui edukasi ini kami berharap masyarakat lebih memahami tentang listrik dan kesadaran tentang keselamatan ketenagalistrikan semakin meningkat” ujar Muhammad Ariamudin yang ikut berkeliling langsung dalam kegiatan tersebut.
Didampingi oleh Tim Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) UP2D Suluttenggo setiap rumah diberikan penjelasan mengenai potensi bahaya listrik mulai dari bahaya bermain layang-layang dekat jaringan listrik, bahaya menebang pohon dekat jaringan listrik tanpa berkordinasi dengan pihak PLN, bahaya memasang papan reklame yang dekat dengan jaringan listrik, bahaya menggunakan peralatan listrik yang tidak sesuai seperti menumpuk stop kontak, menjaga jarak aman 3 meter dari jaringan listrik serta mengedukasi untuk melakukan pemeriksaan instalasi listrik setiap 5 tahun sekali.
Baca Juga: Target 52,9 GW EBT di RUPTL: PLN Tawarkan Unit Karbon dan REC untuk Akselerasi NZE Pelanggan
Ariamudin menambahkan bahwa potensi bahaya kelistrikan dapat dilaporkan melalui aplikasi PLN Mobile. “Kini melalui PLN Mobile pelanggan dapat melaporkan potensi bahaya listrik. Laporan di fitur Pengaduan akan terhubung dengan sistem PLN dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas” tutup Ariamudin.
Artikel Terkait
Di Electricity Connect 2025, PLN Perkuat Ketahanan Energi sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi
Ratu Maxima Temui Prabowo di Istana, Disambut Tari Indang Sumbar
Mulai Jumat, Warga Manado, Sulawesi Utara Nikmati 16 Bus BTS Gratis Selama Tiga Bulan
Dukung Penuh Mitigasi Bencana, Kapolsek Melonguane Ipda E.V. Gagola, SH Hadiri Peletakan Batu Dasar Talud di Pantai Belakang Bandara
Teguhkan Soliditas TNI-Polri di Perbatasan, Kapolsek Miangas, Ipda Kristo Pontoh Beri Semangat Anggota Koramil yang Terkena Strok Ringan
Minahasa Induk: Mengenang Titik Awal Mitos Toar Lumimuut dan Cahaya Peradaban Malesung Jantung Sejarah dan Identitas Suku Minahasa
Bukan Sekadar "Sultan Baru", Sulut Penentu Keseimbangan Ekonomi Nasional
Persma 1960 Gelar Seleksi Terbuka GRATIS! Cari Talenta Kelahiran 2005-2008, Satu Komando Petarung!!!
Kejati Sulut Usut Dugaan Korupsi Bantuan Erupsi Gunung Ruang Sitaro Rp 35,7 Miliar, Kini Masuk Penyidikan
Timnas U-22 Indonesia Siap Hadapi SEA Games 2025, Indra Sjafri Katakan Ini