SulutZone.com, Sulawesi Utara - Berdasarkan data yang dirilis Bank Indonesia pada I maret 2024, pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara pada triwulan IV 2023 mengalami perlambatan, yang tercermin dalam pertumbuhan kredit sebesar 10,93% (yoy), lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya.
Perlambatan tersebut terjadi pada seluruh jenis kredit, termasuk untuk modal kerja, investasi, dan konsumsi.
Sementara itu, Dana Pihak Ketiga hanya tumbuh sebesar 4,92% (yoy). Hal ini berdampak pada peningkatan loan to deposit ratio (LDR) menjadi 163,26% dari 163,01% pada triwulan sebelumnya.
Baca Juga: Pendapatan dan Belanja Sulut Alami Penurunan.
Pertumbuhan kredit yang ada sebagian besar berasal dari segmen korporasi dengan pertumbuhan yang cukup menguat hingga 49,66% (yoy).
Namun, perlambatan pada segmen rumah tangga dan kredit UMKM menahan akselerasi penyaluran kredit lebih lanjut.
Kredit rumah tangga dan UMKM tumbuh masing-masing sebesar 6,70% (yoy) dan 7,04% (yoy), melambat dari triwulan sebelumnya.
Selain itu, NPL (gross) perbankan meningkat dari 2,36% menjadi 2,47%. Perlambatan pertumbuhan juga terjadi pada sektor fintech di Sulawesi Utara.
Pada triwulan IV 2023, pertumbuhan pembiayaan fintech hanya mencapai 80,7% (yoy), menurun drastis dari pertumbuhan sebelumnya sebesar 257,3% (yoy).
Baca Juga: Sosok Ini Sungguh Fenomenal di Pedagang Pasar Tomohon
Meski demikian, tingkat wanprestasi nasabah fintech justru menunjukkan penurunan, dari 4,77% menjadi 4,66%.
Untuk mengatasi perlambatan ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (KPwBI Sulawesi Utara) telah melakukan berbagai program pengembangan akses keuangan dan UMKM.
Antara lain melalui program sertifikasi HACCP untuk mendukung ekspor komoditas olahan perikanan, Program WUBI – PUBI untuk meningkatkan omzet dan efisiensi biaya produksi UMKM dan petani, serta digitalisasi UMKM dan business matching pembiayaan UMKM.
Perlambatan pertumbuhan kredit ini menunjukkan bahwa perekonomian Sulawesi Utara sedang menghadapi tantangan.
Artikel Terkait
GM PLN Suluttenggo Inspeksi Kesiapan SPKLU Untuk Mudik di Jalur Trans Sulawesi
Siap Kembangkan Wisata Tekaan Telu, PLN Suluttenggo Kucurkan Rp395 Juta
Siaran Pers: PGE Lahendong Menegaskan Komitmen pada Tanggung Jawab Sosial Perusahaan melalui Inisiatif Berkelanjutan
Simak Program The Power Of Emak-emak Kemenparekraf
PLN Berikan Bantuan Untuk Peningkatan Pariwisata di Tekaan Telu
PLN Dukung Produktivitas Nelayan di Sidoarjo, Tolitoli
Triwulan I 2024, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Positif
Industri Pengolahan Pada Peningkatan Triwulan I
Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Maret
Pendapatan dan Belanja Sulut Alami Penurunan.