SULUTZONE - Penetapan hasil seleksi wawancara calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) oleh KPU Bolmong diduga bermasalah.
Menurut pihak Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Kabupaten Bolmong, diduga penetapan hasil seleksi wawancara calon anggota PPS tidak sesuai dengan laporan nilai yang diberikan oleh PPK kepada KPU Bolmong.
Kordinator JPPR Bolmong Budi Nurhamidin mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pihak KPU Bolmong.
Baca Juga: Masih Ingat Greysia Polii Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2022? Begini Kondisinya Sekarang
"Akan tetapi dugaan berkaitan dengan penetapan hasil wawancara calon PPS yang tidak sesuai dengan hasil laporan nilai yang diberikan PPK kepada KPU, kami selaku JPPR Bolmong meminta kepada pihak KPU untuk melakukan keterbukaan hasil," ucapnya.
Yaitu antara nilai yg diberikan PPK dalam bentuk lembaran hasil dengan hasil yang telah di input oleh KPU, agar melakukan pembuktian benar tidaknya dugaan tersebut.
Menurut Budi Nurhamidin, hasil pertemuan dengan KPU, pihak KPU tidak dapat memberikan dokumen atas hasil yang telah diinput pihak KPU.
Baca Juga: Profil Pelatih Bintang Utara Pontodon Moh Riski Putra yang Melatih Sepak Bola Secara Gratis
"Akan tetapi pihak KPU tidak bisa memberikannya. karena dokumen tersebut merupakan arsip internal yang tidak bisa diberikan kepada sembarangan pihak," ungkapnya.
Menurut Wakil Koordinator JPPR Bolmong Fahri Gumer, pihaknya akan mendalami informasi yang telah beredar.
"Sebagai langkah dalam upaya pengawasan agar integritas penyelenggara tetap diutamakan oleh penyelenggara dalam hal ini pihak KPU Bolmong," tuturnya.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Berantai, Polisi Temukan Rp 1 Milliar di Rekening Tersangka, Simak Selengkapnya
Anggota JPPR Bolmong Andrianto Baraheng menegaskan, jika data atas dugaan tersebut ditemukan oleh pihak JPPP, pihaknya akan menyurat ke DKPP.
"Apabila kami menemukan data yang berkaitan dugaan yang ada, kami akan melayangkan surat ke DKPP," kata Andrianto Baraheng.
Sampai artikel ini diterbitkan, awak media ini telah melakukan upaya konfirmasi untuk perimbangan berita. Namun, belum ditanggapi oleh salah satu Komisioner KPU Bolmong.***