Sulutzone - Kasus tindak kekerasan yang terjadi pada seorang pelajar siswi di Bolaang Mongondow (Bolmong) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), videonya sempat viral belum lama ini, rupanya sudah kebih dulu janjian.
Korban dan pelaku puteri yang diduga masih duduk di bangku pendidikan salah satu sekolah di kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolmong, Provinsi Sulut tersebut, ternyata sudah lebih dulu saling janjian.
Sebelum terjadinya dugaan penganiayaan terhadap seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku sekolah itu, menurut keterangan sudah lebih dulu janjian lewat pesan singkat whatsapp.
Baca Juga: Coba Kabur! DPO Pengedar Judi Togel Dibekuk Tim Resmob Kotamobagu
Hal itu disampaikan Kapolsek Dumoga Utara AKP Sahir Budi Mantoyo, SE kepada Sulutzone pada Minggu 18 Desember 2022.
Kasus yang masih dalam tahap penyelidikan tersebut, terungkap dari keterangan saksi, pelaku dan korban sudah lebih dulu membuat janjian lewat pesan singkat WhatsApp.
"Setelah memeriksa beberapa saksi ternyata korban dan terlapor sdh saling cat dimana isi cat tsb, mengajak ketemuan di jln korea domuga utara," terang Kapolsek.
Baca Juga: Derita Warga Imbas Inflasi, Tersamarkan Perjuangan Timnas Argentina Menuju Final Piala Dunia 2022
Lanjut Kapolsek Sahir Budi Mantoyo, menjelaskan keterangan saksi setelah pelaku dan korban bertemu, terjadilah adu mulut.
"Nah setelah ketemu adu mulut tejadilah korban mendorong duluan kepada lawanya karena lawan sdh terancam ke slokan terjadilah saling tarik menarik dan saling memukul dan ada orang lewat melerai dan yg satu sdh agak lemas dilarikan kerumah sakit medika dan dilakukan pertolongan,"jelas AKP Sahir.
Atas kejadian itu Polsek Dumoga Utara sedang mendalami kasus yang melibatkan Puteri yang masih duduk di bangku sekolah.
Baca Juga: Luar Biasa Perjalanan Timnas Maroko di Piala Dunia 2022 di Qatar
"Untuk sementara kasus tsb masih dalam lidik," tukasnya.
Sebelumnya Video yang sempat viral tersebut beredar di media sosial.