TOMPASO BARAT – Memasuki periode transisi kepemimpinan desa, Wanly Lempoy, petahana Hukum Tua Desa Pinabetengan Selatan, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk kembali bertarung dalam kontestasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut). Langkah ini diambil demi menjaga kesinambungan program pembangunan terpadu yang telah diletakkannya selama masa jabatan berjalan.
Menjaga Momentum Pembangunan Berkelanjutan
Keputusan Lempoy untuk maju kembali didasari oleh dorongan untuk menuntaskan visi pembangunan desa yang berkelanjutan. Selama kepemimpinannya, ia dikenal sangat vokal dalam menyuarakan pentingnya sinergitas antara perangkat desa dan masyarakat.
"Pembangunan tidak boleh terhenti di tengah jalan. Kita sudah membangun fondasi kedekatan emosional dan pelayanan publik yang baik. Kini saatnya kita meningkatkan skala tersebut demi kesejahteraan Pinabetengan Selatan yang lebih luas," ungkapnya kepada awak media.
Rekam Jejak: Pendidikan dan Pelayanan Publik
Dalam masa jabatannya, Lempoy menonjolkan beberapa program prioritas yang kini menjadi modal kuat dalam pencalonannya kembali:
- Sinergitas Perangkat Desa: Memperkuat soliditas internal pemerintah desa untuk menjamin pelayanan yang cepat dan transparan.
- Investasi Pendidikan: Menginisiasi kesadaran kolektif bahwa pendidikan anak desa adalah tanggung jawab bersama pemerintah dan orang tua.
- Stabilitas Desa: Terbukti mampu menjaga kondusivitas wilayah, termasuk kesuksesan penyelenggaraan agenda-agenda demokrasi sebelumnya di desa tersebut.
Dukungan Masyarakat dan Tantangan ke Depan
Pencalonan kembali Wanly Lempoy disambut sebagai bentuk komitmen untuk melanjutkan pelayanan publik yang berdampak. Fokusnya ke depan adalah memastikan partisipasi aktif masyarakat tetap menjadi ruh utama dalam setiap pengambilan kebijakan desa.