BITUNG — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan. Perbaikan jalan dengan metode block patching kini gencar dilakukan di sejumlah titik strategis di Kota Bitung.
Kepala Satker PJN Wilayah I, Ir. Ringgo Radetyo, ST., M.Eng., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa perbaikan ini merupakan respons cepat untuk mengatasi kerusakan jalan yang dapat mengganggu mobilitas warga dan kelancaran distribusi logistik. "Ini adalah komitmen kami untuk memastikan jalan nasional tetap dalam kondisi terbaik," ujar Ringgo.
Salah satu ruas jalan yang menjadi fokus utama perbaikan adalah dari Tugu Cakalang hingga Wangurer. Jalur ini sangat vital karena menjadi urat nadi ekonomi di Bitung, yang dikenal sebagai gerbang ekspor-impor penting di kawasan timur Indonesia. Pemeliharaan jalan yang berkualitas ini diharapkan mampu menunjang konektivitas dan memperkuat aksesibilitas antar daerah.
Baca Juga: Catatan Kritis di Upacara HUT ke-61 Sulut : Para Kepala Daerah Terkesan Dikesampingkan
Pekerjaan yang dilakukan mencakup perbaikan permukaan jalan yang berlubang, penanganan retak, pemeliharaan bahu jalan, serta pembersihan saluran drainase. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Upaya ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang warga Kadoodan, Andre, menyampaikan apresiasinya. "Terima kasih BPJN, sekarang saya tidak perlu takut lagi akan jalan berlubang. Perbaikan ini sangat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara melalui infrastruktur jalan yang berkualitas," katanya.
Selama proses perbaikan berlangsung, BPJN mengimbau para pengguna jalan untuk berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas. Dengan adanya langkah proaktif ini, diharapkan kualitas pelayanan jalan nasional di Sulawesi Utara akan semakin optimal, memberikan rasa aman, dan mendukung kelancaran aktivitas harian masyarakat.