SULUTZONE.COM – Pejabat Sekretaris Daerah Kota Manado, dr. Steaven Dandel, menegaskan pentingnya pencatatan setiap kerja lapangan Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) dalam laporan web monitoring.
Hal ini disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaporan Web Monitoring Stunting Semester I yang digelar BKKBN Kota Manado di Aula Tolu, Kantor Wali Kota Manado, Selasa (12/8/2025).
Steaven Dandel menekankan bahwa semua kerja TP3S harus terdokumentasi dengan baik, tidak hanya koordinasi, tetapi juga memastikan intervensi terbaru terkait stunting bisa dibagikan dan dipahami bersama.
Baca Juga: Aksi Heroik Wawali Manado Jelang HUT RI ke-80, Bikin Merinding!
Sekretaris TP3S Kota Manado, Macky FE Gosal, menjelaskan bahwa laporan monitoring memiliki sejumlah indikator penting yang wajib diinput sesuai arahan dari Ditjen Bina Bangda Kemendagri.
Indikator tersebut menyangkut kinerja lintas OPD, mulai dari Dinas Kesehatan, PU, Pertanian, Perkim, hingga Dukcapil, yang merupakan bagian dari TP3S.
Salah satu indikator krusial adalah pemenuhan gizi ibu dan anak dalam 1000 hari pertama kehidupan, mulai dari masa persiapan kehamilan, pemberian tablet penambah darah untuk remaja putri, hingga pemantauan tumbuh kembang bayi sampai usia dua tahun.
Baca Juga: Kepala OPD hingga TNI/Polri Hadiri Rapat Perdana Panitia HUT RI ke-80 Talaud
TP3S Kota Manado diketuai Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang dan wakil ketua dr. Steaven Dandel.
Rapat koordinasi ini melibatkan kepala puskesmas, camat, sekretaris camat, penyuluh KB, serta kepala dinas terkait.
Pemkot Manado berharap upaya pencegahan stunting dapat berjalan maksimal dan menjadi aksi nyata di lapangan, bukan sekadar program di atas kertas.
Dapatkan informasi terbaru tentang kesehatan dan upaya pencegahan stunting di Kota Manado melalui sulutzone.com!