"Tetapi bila ada masalah dalam dunia pers, maka itu menjadi kewajiban kita semua menyelesaikannya secara bersama-sama," ujarnya.
Hasanuddin mengatakan, dunia pers sejauh ini didominasi oleh pengusaha sebagai pemilik media.
Kondisi tersebut menimbulkan irisan kuat ketimpangan antara kepentingan korporasi dengan kepentingan publik yang ujungnya berdampak pada kesejahteraan jurnalisnya.
Hasanuddin pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, seperti pemerintah, DPR RI, serta industri media, agar duduk bersama mencari solusi konkret demi meningkatkan kesejahteraan hidup maupun perlindungan bagi seluruh insan pers di Indonesia.
(Dede)