sulut

Balai Bahasa Sulut Gencarkan Pelestarian Bahasa Daerah Lewat Bimbingan Teknis Guru

Kamis, 3 Juli 2025 | 23:44 WIB
Januar Pribadi, Kabalai Bahasa Sulut (Dede/Sulutzone.com)

Manado, Sulawesi Utara – Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terus berkomitmen dalam upaya pelestarian bahasa daerah.

Hal ini diwujudkan melalui program bimbingan teknis bagi Guru Utama Pelindungan Bahasa Daerah, yang diselenggarakan sebagai kelanjutan dari program tahun lalu.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara, Januar Pribadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari prioritas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dalam melestarikan bahasa-bahasa daerah yang ada.

"Kami melakukan pembinaan kepada guru-guru di satuan pendidikan, baik Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama. Harapannya, mereka bisa mengimbaskan pengetahuan ini kepada siswa-siswi di sekolah," jelasnya.

Sulawesi Utara sendiri memiliki sepuluh bahasa daerah. Namun, saat ini Balai Bahasa fokus mengerjakan empat di antaranya, yaitu Bahasa Minahasa Tondano, Minahasa Tombulu, Minahasa Tonsea, dan Minahasa Tonsawang, serta dialek Tembuan dari Minahasa dan Minahasa Selatan.

"Empat bahasa ini menjadi fokus awal, dan ke depannya kita berharap sepuluh bahasa daerah di Sulawesi Utara dapat direvitalisasi sepenuhnya," tambahnya.

Program ini bukan merupakan mata pelajaran wajib dalam kurikulum formal, melainkan lebih banyak diimplementasikan melalui muatan lokal di sekolah.

Dengan adanya program ini, diharapkan anak-anak muda dapat kembali mencintai dan melestarikan bahasa ibu mereka, serta memahami identitas etnis mereka.

Sebanyak 223 peserta dari empat kabupaten/kota turut serta dalam bimbingan teknis ini. Januar Pribadi juga menekankan pentingnya kegiatan ini untuk mencegah punahnya bahasa daerah, mengingat banyak generasi muda yang mulai melupakan bahasa ibu mereka.

"Harapan kami, anak-anak kembali mengenal jati diri mereka dan mencintai bahasa daerahnya," pungkasnya.

***

Tags

Terkini