Dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa. Dan dalam semangat itu, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai kompas utama Kebangkitan Nasional.
Delapan misi besar, untuk menghadirkan perubahan yang benar-benar terasa di tengah kehidupan rakyat. Di balik setiap kebijakan fiskal, setiap program sosial, dan setiap langkah strategis, selalu ada satu tujuan yang di Ingat oleh Pemerintah Indonesia.
Agar setiap rakyat Indonesia, di kota besar maupun di pelosok desa, merasa dilibatkan dan diberdayakan dalam kemajuan bangsanya sendiri; Mari kita jaga kebangkitan ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah. Perlahan tapi pasti, tak selalu terlihat, namun kokoh menopang kehidupan.
Karena sesungguhnya, kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama;
Rangkaian Upacara dimulai dengan Pengibaran Bendera Merah Putih,Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya,Mengheningkan Cipta, Pembacaan Naskah Pancasila,Pembacaan Naskah Pembukaan UUD 1945,Pembacaan naskah pidato Menteri Kominfo menyambut 116 tahun Peringatan Harkitnas oleh Inspektur Upacara dan Menyanyikan Lagu-lagu Perjuangan ("Bagimu Negeri" dan "Satu Nusa Satu Bangsa") serta Pembacaan doa.