Minut, sulutzonecom -- Ungkapan "Sekolah yang bersih dan sehat merupakan tempat yang baik untuk belajar", mungkin tidak pantas di sematkan ke SD Negeri Tatelu.
Hal ini sesuai dengan Fakta Kondisi di lapangan dari Bangunan Sekolah itu sendiri.
Selain WC yang sudah menjadi tempat penyimpanan Barang tidak terpakai, Plafon Sekolah sudah banyak yang rusak dan tergantung, membahayakan pelajar yang Notabene masih anak-anak.
Baca Juga: Polsek Wanea Polresta Manado Intensifkan Pemantauan dan Pengaturan Lalu Lintas di SPBU
Selain itu ditemukan Fakta dilapangan bahwa SD Negeri Tatelu dulunya adalah Rintisan Sekolah Bertaraf International (RSBI).
Hal ini senada dengan Penyampaian dari Wakasek, Antonius Lukas Wantania, "dulunya ini adalah Rintisan Sekolah Bertaraf International".
Antonius juga menambahkan "RSBI sama dengan MIS itukan besar sekali, jadi semua ruangan so musti ada, lab, tempat ibadah juga, tempat istirahat anak-anak so musti ada samua itu. Memang dapat bantuan, cuman itu noh. Depe luas kintal ini tidak memadai, katanya".
Baca Juga: Sat Lantas Polresta Manado Gelar Apel KRYD untuk Tingkatkan Kamtibmas dan Kelancaran Lalu Lintas
Pernyataan Wakasek ini tidak sejalan dengan kenyataan yang ditemukan di lapangan.
Ironisnya, SD Negeri Tatelu, yang pernah berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), kini jauh dari gambaran sekolah ideal yang bersih, sehat, dan aman bagi para siswanya.
Kondisi bangunan yang memprihatinkan, termasuk WC yang dijadikan gudang dan plafon yang rusak, menunjukkan adanya kesenjangan antara cita-cita dan realita.
Baca Juga: Polsek Pineleng Polresta Manado Gelar Patroli dan Beri Himbauan Kamtibmas kepada Pelaku Usaha Kecil