sulut

Terkait Dugaan Ledakan Sumur Bor, Pihak PGE Katakan Ini

Jumat, 29 Maret 2024 | 06:38 WIB
Aksi warga Desa Leilem di lokasi Cluster 13 Kelurahan Tondangow – Tomohon Selatan, Sabtu (23/03) pukul 23.30 Wita (Istimewa)

Tomohon, SulutZone.com -- Dugaan adanya ledakan pada salah satu sumur bor milik PT. PGE Lahnedong, yang sempat menghebohkan masyarakat sekitar, pada Minggu (23/3/2024) malam.

Sehingga juga menyebabkan beberapa masyarakat merasakan pusing dan mual karena adanya bau busuk yang menyengat hingga ke perkampungan sekitar.

Pihak PT. PGE Lahendong, Johny Alexander Rompas, Assisstant Manajer GP, melalui suratnya yang dikirim ke redaksi Sulut ZOne, menyampaikan bahwa pada 23 Maret 2024, operasional pada kegiatan pengeboran “titik 13.10” PGE Lahendong di Kelurahan Tondangow, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, dipastikan aman dan berjalan normal.

"Bau yang dirasakan oleh sebagian warga sekitar telah ditangani dan bukan disebabkan oleh kebocoran gas H2S (Hidrogen Sulfida) atau zat beracun lainnya," kata Rompas.

Baca Juga: Tingkatkan Kemampuan dan Keterampilan, Polda Sulut Gelar Pelatihan Pra Operasi Ketupat Samrat 2024

Kemudian, Tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) PGE telah memastikan bahwa operasional PGE Lahendong tetap aman melalui upaya pemantauan paparan gas H2S di “titik 13.10” maupun lingkungan sekitarnya.

"Dengan demikian, kegiatan operasional tetap dilakukan seperti biasanya," katanya.

Lanjutnya, sampai dengan 25 Maret 2024, tidak terjadi insiden sejenis yang menyebabkan timbulnya korban jiwa atau paparan gas H2S seperti yang disebutkan dalam pemberitaan yang beredar di masyarakat.

"Pada tanggal 25 Maret 2024, PT PGE Area Lahendong telah melakukan pertemuan terbuka bersama warga Desa Leilem, Pemerintah Kecamatan Sonder, dan Kepolisian setempat untuk membahas kegiatan operasional yang sedang berlangsung," ungkap Rompas.

Baca Juga: Polda Sulut Peringati Nuzulul Qur'an 1445 H, Dihadiri Kapolda dan Penceramah Syeikh Muhammad Husein Qadafi

Dalam menjalankan operasionalnya, tambahnya, perusahaan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran kegiatan operasional perusahaan serta keselamatan lingkungan dan masyarakat sekitar.

"Kami menekankan bahwa PT PGE akan selalu menerapkan Prinsip Operational Excellence dan mengutamakan aspek Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (HSSE) dalam setiap pekerjaan, tidak hanya pada kegiatan pengeboran, tetapi juga dalam aktivitas operasional sehari-hari," pungkasnya.

 

(***/Red)

Tags

Terkini