Yulius Selvanus Berhasil Naikan Nilai Tukar Petani di Sulawesi Utara, Sektor Hortikultura Melonjak Tajam

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Rabu, 13 Mei 2026 | 12:12 WIB
Yulius Selvanus Berhasil Naikan Nilai Tukar Petani (Dok. Istimewa)
Yulius Selvanus Berhasil Naikan Nilai Tukar Petani (Dok. Istimewa)

MANADO, SULUTZONE.COM – Kebijakan strategis dan pengawalan ketat terhadap sektor pertanian di bawah kepemimpinan Yulius Selvanus mulai membuahkan hasil nyata.

Kesejahteraan petani di Sulawesi Utara (Sulut) tercatat mengalami peningkatan signifikan pada periode April 2026.

​Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara yang dirilis 4 Mei 2026, Nilai Tukar Petani (NTP) di Sulawesi Utara melonjak sebesar 3,38 persen. Angka ini merangkak naik dari 123,37 pada Maret 2026 menjadi 127,54 di bulan April.

​Keberhasilan Yulius Selvanus dalam mendorong produktivitas dan menjaga stabilitas harga komoditas lokal terlihat dari selisih jauh antara pendapatan petani dengan biaya pengeluaran mereka.

​"Kenaikan NTP ini dipicu oleh Indeks Harga yang Diterima Petani (It) yang naik sebesar 5,37 persen, sementara kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) hanya terkendali di angka 1,93 persen," tulis laporan resmi BPS.

Baca Juga: Ditangan Yulius Selvanus, Pariwisata Sulut Melesat Tajam: Kunjungan Wisman Maret 2026 Tembus 11 Ribu

Hortikultura Jadi Bukti Nyata Keberhasilan

Salah satu pencapaian paling mencolok di era ini adalah meroketnya subsektor Hortikultura. Nilai Tukar Petani Hortikultura (NTPH) melesat luar biasa sebesar 23,21 persen, dari angka 190,31 menjadi 234,48.

​Kenaikan harga komoditas strategis seperti tomat, cabai merah, dan cabai rawit di pasaran menjadi faktor utama yang meningkatkan pendapatan langsung para petani di pedesaan. Selain itu, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat juga mencatat tren positif dengan kenaikan menjadi 116,92.

Tertinggi di Seluruh Sulawesi

Di bawah kepemimpinan yang progresif, Sulawesi Utara kini memimpin di tingkat regional. Dari enam provinsi yang ada di Pulau Sulawesi, kenaikan NTP dan Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) terbesar terjadi di Sulawesi Utara.

​Data menunjukkan NTUP Sulut naik sebesar 5,24 persen, mencapai angka 134,47 pada April 2026. Hal ini membuktikan bahwa usaha pertanian di Sulut semakin efisien dan menguntungkan bagi para pelaku usaha tani.

Komitmen Berkelanjutan

Peningkatan NTP yang kini jauh melampaui angka 100 menjadi indikator kuat bahwa daya beli petani Sulut semakin pulih dan menguat. Fokus Yulius Selvanus pada penguatan rantai pasok dan perlindungan harga di tingkat petani dinilai menjadi kunci utama di balik angka-angka positif yang dirilis BPS ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X