Musda TIDAR Sulut Sukses : Estafet Kepemimpinan dari Tommy Parasan ke Bara Prima, Rahayu Saraswati Bakar Semangat Kader

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Senin, 27 April 2026 | 11:13 WIB
Standius Bara Prima Pimpin Tidar Sulut (Dok. Sulutzone.com/dede)
Standius Bara Prima Pimpin Tidar Sulut (Dok. Sulutzone.com/dede)

MANADO, SULUTZONE – Hotel Four Points Manado menjadi saksi sejarah pengukuhan nakhoda baru Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulawesi Utara, Minggu (26/04/2026).

Dalam Musyawarah Daerah (Musda) tersebut, Standius Bara Prima, S.Ikom, M.Ikom resmi menerima pataka kepemimpinan untuk masa bakti 2026-2031.

​Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat TIDAR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, serta jajaran elit DPD Gerindra Sulut, termasuk Ketua DPD Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, Sekretaris Harvani Boki, dan Bendahara Mona Kloer SH MH.

Teladan Tommy Parasan: Legawa Demi Regenerasi

​Ada momen menarik dan menyentuh dalam Musda kali ini, yakni saat nama Ketua TIDAR Sulut demisioner, Tommy Parasan SH, disebut sebagai sosok yang sangat berjasa. Rahayu Saraswati secara terbuka memberikan apresiasi tinggi atas sikap ksatria Tommy.

​Meski secara konstitusi organisasi (AD/ART) Tommy masih sangat layak untuk kembali menjabat, ia justru memilih untuk memberikan jalan bagi kader baru. Langkah ini dipandang sebagai bentuk kedewasaan berpolitik demi penyegaran organisasi.

​"Kepentingan partai dan organisasi berada di atas kepentingan pribadi. Untuk Bro Tommy, salut bagi Anda," puji Saraswati yang disambut gemuruh tepuk tangan peserta. Tommy dinilai telah berhasil meletakkan pondasi yang kuat bagi TIDAR di Bumi Nyiur Melambai hingga siap diteruskan oleh suksesornya.

Baca Juga: TIDAR Sitaro Bawa Standius Bara Prima Menuju Kursi Ketua TIDAR Sulut, Ryan Kalangit: Siap Satu Komando

Evolusi TIDAR dan Pesan "Fungsi di Atas Bentuk"

​Dalam sambutannya, Rahayu Saraswati mengungkapkan rasa bangganya atas evolusi TIDAR yang kini telah merambah hingga 38 pengurus daerah dan 10 pengurus luar negeri. Ia menekankan bahwa dalam berorganisasi, yang dikejar bukan sekadar jabatan (bentuk), melainkan manfaat bagi rakyat (fungsi).

​Saraswati juga membakar semangat kader melalui pantun panjang selama 12 menit. "Pengurus harus memiliki semangat tambahan karena kalian tolak ukur sebuah perjuangan. Artinya, harus berteman dengan pengorbanan," tegasnya.

Bro Bara: Kami Bukan Kursi Pelengkap, Tapi Mesin Perjuangan

​Ketua terpilih, Bro Bara Prima, menegaskan bahwa dirinya bukan "kader karbitan" yang disulap menjadi ketua. Ia mengaku merangkak dari bawah sejak di tingkat cabang untuk memahami dinamika politik anak muda.

​"Komitmen kita sebagai anak muda bukan lagi sekadar kursi pelengkap di pojok ruangan. Kita adalah mesin perjuangan penggerak bangsa," tegas Bara. Ia berjanji akan membawa TIDAR Sulut terbang lebih tinggi untuk mendukung penuh kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Visi Strategis Gubernur untuk Anak Muda

​Ketua DPD Gerindra Sulut yang juga Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, mengingatkan TIDAR agar selaras dengan program pemerintah. Ia menekankan visi berkelanjutan melalui konsep “Sky Blue and Green Zero Emission”. Gubernur berharap anak muda TIDAR tidak hanya aktif berpolitik, tapi juga produktif di sektor pertanian dan perkebunan demi masa depan daerah.

***/Dede

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X