Sebanyak 2.708 Peserta Padati Pembukaan AKSI 2026 di Kepulauan Talaud

photo author
Nelson Sangadi, Sulut Zone
- Rabu, 22 April 2026 | 22:47 WIB

Melonguane, Sulutzone.com – Ajang Kompetisi Siswa (AKSI) Tahun 2026 tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Kepulauan Talaud resmi bergulir. Kegiatan tahunan bergengsi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisa Gretsya Bambungan, SE, mewakili Bupati Welly Titah di halaman Rumah Jabatan Bupati, Rabu (22/04/2026).


​Pembukaan ditandai secara simbolis dengan penyerahan tanda peserta serta penendangan bola pertama oleh Wakil Bupati, yang menandakan dimulainya persaingan sehat antar siswa di Bumi Porodisa.


​Rincian Peserta dan Kontingen

​Tercatat sebanyak 2.708 orang yang terdiri dari siswa, ofisial, dan pelatih memadati lokasi pembukaan. Total terdapat 31 kontingen yang ikut berpartisipasi, dengan rincian sebagai berikut:
​19 Sekolah Menengah Atas (SMA)
​10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
​2 Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) di bawah naungan Kementerian Agama.

​Proyeksi ke Tingkat Provinsi

​Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara, Mery Supit, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan AKSI 2026.
​Menurut Supit, ajang yang akan berlangsung hingga 2 Mei 2026 ini bukan sekadar perlombaan rutin, melainkan wadah seleksi untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala Cabang Dikda Provinsi Sulaweai Utar si Kabupaten Kepulauan Talaud  Ibu. Merry Supit
Kepala Cabang Dikda Provinsi Sulaweai Utar si Kabupaten Kepulauan Talaud Ibu. Merry Supit (Nelson Sangadi)
​"Melalui kegiatan ini, kita menjaring potensi siswa SMA/SMK untuk bertanding dengan sportivitas tinggi. Hasil dari AKSI ini akan menjadi acuan untuk perwakilan daerah pada ajang O2SN dan FLS3N di tingkat Provinsi Sulawesi Utara nanti," ujar Supit.


​Penekanan pada Pengawasan dan Keselamatan

​Mery Supit juga memberikan instruksi khusus kepada para Kepala Sekolah dan pelatih agar memperketat pengawasan terhadap seluruh siswa selama masa kompetisi berlangsung. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga kelancaran acara.
​"Kerja sama yang solid antara pihak sekolah dan panitia sangat krusial. Kami berharap kompetisi ini sukses dari awal hingga penutupan," pungkasnya.

(Nelson)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nelson Sangadi

Sumber: Biro Talaud Sulut Zone

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X