"Akses untuk masuk ke sini kalau dari muka jalan memang dekat, tapi mungkin masih banyak siswa pilih sekolah yang lebih dekat jalan," tambahnya.
Tak hanya itu, kendala akomodasi bagi siswa dari luar kota juga disebut-sebut menjadi penghalang.
Beliau menyinggung adanya kasus di mana siswa dari luar Kota Manado yang berminat untuk sekolah di sana menghadapi kesulitan, yang kemungkinan berkaitan dengan tempat tinggal atau transportasi, sehingga niat mereka untuk mendaftar urung terlaksana.
Situasi ini menjadi alarm bagi keberlangsungan SMK Negeri Pariwisata Manado dan menuntut perhatian serius dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara serta pihak-pihak terkait.
Evaluasi menyeluruh terhadap strategi promosi, peningkatan fasilitas, dan upaya mengoreksi persepsi publik yang keliru menjadi langkah krusial untuk menarik lebih banyak calon siswa dan mengembalikan gairah pendidikan di sektor pariwisata Manado.
Artikel Terkait
Wakili Bupati Robby Dondokambey, Lynda Watania Hadiri Pelantikan Pj Sekprov Sulut
Talaud Gemilang! Raih Peringkat Kedua Penanganan Stunting Terbaik di Sulawesi Utara
Gubernur Yulius Selvanus Lantik Pj Sekprov dan Inspektur Sulut, Tekankan Inovasi Birokrasi
Ayah Teladan Indonesia: SDK El-Betel Rusoh Gelar Hari Pertama Sekolah Bersama Ayah
GMNI Manado Tentang Kongres Faksional dan Minta Pemerintah Daerah se-Sulut Jangan Coba Ikut Campur
Yulius Selvanus Akui ke Toraja Pakai Dana Pribadi, Para Pejabat Teras Leh Bagitu?
Langkah Serius 5 Personel Polres Talaud Menuju Bahtera Rumah Tangga: Sidang BP4R Digelar!
Jangan Coba-Coba ! Polda Sulut Larang Bajaj Beroperasi Tanpa Izin
Kasat Lantas Polres Talaud,Iptu Christian Mewengkang, SH Tindak Tegas 15 Pelanggar dalam Operasi Patuh Samrat 2025
Tolak Kongres Bandung, GMNI Sulut Serukan Rekonsiliasi Nasional dan KLB Demi Persatuan Organisasi