7000 Warga Terdampak Erupsi Gunung Ruang, PLN Komit Pulihkan Kelistrikan Tagulandang

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Sabtu, 4 Mei 2024 | 11:20 WIB
Jalannya Rapat Koordinasi bersama seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto S.Sos.,M.M. dan Gubernur Sulawesi Utara Dr. (H.C.) Olly Dondokambey, S.E. (Dok. PLN Suluttenggo)
Jalannya Rapat Koordinasi bersama seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto S.Sos.,M.M. dan Gubernur Sulawesi Utara Dr. (H.C.) Olly Dondokambey, S.E. (Dok. PLN Suluttenggo)

MANADO, SULUT ZONE - Posko Bencana Alam Erupsi Gunung Ruang Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang dipimpin Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Koordinasi bersama seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Rapat ini bermaksud untuk menyelaraskan langkah dalam menanggulangi bencana erupsi Gunung Ruang yang terjadi pada Selasa 30 April 2024, subuh, pukul 03.35 WITA.

Rakor yang diselenggarakan di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sulawesi Utara dipimpin langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto S.Sos.,M.M. dan Gubernur Sulawesi Utara Dr. (H.C.) Olly Dondokambey, S.E..

Baca Juga: PLN Sampaikan Kesiapan Tim Tanggap Darurat Pada Rapat Koordinasi Satgas Posko Erupsi Gunung Ruang

Rakor pun dihadiri oleh instansi-instansi terkait yang dibutuhkan untuk mengendalikan kondisi di Tagulandang, salah satunya PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo) yang langsung dihadiri oleh General Manager Ari Dartomo.

Dalam pembahasan Rakor, Suharyanto memberikan arahan strategis terkait langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam penanggulangan erupsi serta pengendalian aktivitas pengungsi.

Tidak hanya itu, urgensi penyediaan bantuan berupa logistik serta perhatian khusus pada serat makanan juga dibahas detail mengingat pengungsian sudah berlangsung cukup lama sejak erupsi pertama Gunung Ruang pada 17 April.

Baca Juga: Mantan Wartawan Tomohon Ditemukan Tewas Tenggelam di Pantai Mangatasik Tanawangko

“Diharapkan semua pihak dapat saling berkoordinasi sambil menyusun rencana secara internal agar apa yang dibahas dapat langsung direalisasikan,” tutur Suharyanto.

Panglima Komando Daerah Militer XIII/Merdeka Mayjen TNI Candra Wijaya, M.A. yang juga turut hadir pada rakor siang tadi menyampaikan bahwa salah satu yang terpenting dalam memastikan kondusifitas di Tagulandang adalah tersedianya listrik.

“Suplai listrik dibutuhkan karena akan sangat membantu seluruh aktivitas dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di sana,” ucap Wijaya.

Baca Juga: Carlo Brix Tewu dan Jan Samuel Maringka Resmi Daftarkan Diri di KSSM

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo) Ari Dartomo saat mengikuti Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Ruang.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo) Ari Dartomo saat mengikuti Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Ruang. (Dok. PLN Suluttenggo)

Namun dirinya menambahkan bahwa keamanan dan keselamatan tetap masih menjadi yang utama untuk diprioritaskan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Sumber: PLN Suluttenggo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X