Erick Thohir menambahkan satu tantangan lagi bagi Kluivert: membangun filosofi sepak bola Indonesia yang konsisten, dari level U-23 hingga tim senior.
Baca Juga: Era Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Resmi Berakhir
Ini merupakan langkah jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan prestasi Timnas Indonesia di masa depan.
Pertanyaan besar kini menggantung: Bisakah Kluivert membangunkan "macan tidur" ini? Bisakah ia mewujudkan mimpi Indonesia untuk tampil di Piala Dunia? Waktu akan menjawabnya.
Namun, satu hal yang pasti, perjalanan ini akan penuh tantangan dan drama, dan para penggemar sepak bola Indonesia siap menyaksikannya.
***
Artikel Terkait
Prabowo Ungkap 4.000 Anak Muda Mesir Geluti Pencak Silat, Harap Bisa jadi Cabor Resmi
Legenda Piala Dunia 1966, George Eastham, Berpulang di Usia 88 Tahun
Manchester City Terkapar di Tangan Aston Villa: Guardiola Akui Kekalahan yang Pantas
Meski Gagal di Piala AFF, Inilah Deretan Prestasi STY di Sepanjang Tahun 2024 Bersama Garuda!
Francois Letexier, Wasit Kontroversial yang Pernah Kubur Mimpi Garuda U-23 ke Olimpiade Dinobatkan Jadi Pengadil Terbaik Tahun 2024
Media Vietnam Sindir Fans Indonesia Usai The Golder Star Tembus Final AFF 2024: Hanya Nonton tapi Berani Mengejek Tim Lain
Era Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Resmi Berakhir
Legenda Liverpool, Steven Gerrard, Bakal Jadi Kakek!
STY Resmi Dipecat PSSI, Intip Catatan Kualifikasi Pildun 2026 Garuda dari Tekanan Mental di Round 2 hingga Putaran Ketiga yang Penuh Drama
Ungkapan Coach Justin Soal Pelatih Baru Timnas Indonesia: Akui Kluivert Minim Pengalaman hingga Soroti STY Tak Mampu Kuasai Ruang Ganti