Erick Thohir Vs Macan Tidur: Tantangan Kluivert di Timnas Indonesia

photo author
David Lombogia, Sulut Zone
- Kamis, 9 Januari 2025 | 18:23 WIB
Foto Erick Thohir, Logo Timnas Indonesia dan Patrick Kluivert (Ist)
Foto Erick Thohir, Logo Timnas Indonesia dan Patrick Kluivert (Ist)

SULUTZONE -- Jakarta 9/1/2025, Mampukah pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, membawa Skuad Garuda ke Piala Dunia 2026 dan mengakhiri mimpi panjang sepak bola Indonesia?

Sepak bola Indonesia, dengan basis penggemarnya yang luar biasa besar, sering disebut sebagai "macan tidur".  

Istilah ini dilontarkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, saat diwawancarai Reuters akhir Desember 2024.

Baca Juga: Ungkapan Coach Justin Soal Pelatih Baru Timnas Indonesia: Akui Kluivert Minim Pengalaman hingga Soroti STY Tak Mampu Kuasai Ruang Ganti  

Thohir menekankan potensi besar Indonesia untuk bersaing di level Asia, bahkan hingga Piala Dunia, namun mengakui perjalanan panjang yang masih harus ditempuh.  

"Indonesia harus bisa menjadi tim di posisi 9 besar Asia," tegasnya, "tapi tentu butuh waktu."

Program pembinaan yang komprehensif pun digagas, melibatkan dukungan pemerintah, swasta, dan federasi.

Baca Juga: STY Resmi Dipecat PSSI, Intip Catatan Kualifikasi Pildun 2026 Garuda dari Tekanan Mental di Round 2 hingga Putaran Ketiga yang Penuh Drama  

Kini, tongkat estafet kepelatihan jatuh ke tangan Patrick Kluivert, legenda sepak bola Belanda yang pernah membela Barcelona dan AC Milan.  

Tantangannya besar: membangun tim yang mampu menembus Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan enam poin, tertinggal dari Australia (tujuh poin) dan Jepang (16 poin).

Baca Juga: Legenda Liverpool, Steven Gerrard, Bakal Jadi Kakek!  

Namun, peluang masih terbuka.  Empat laga sisa melawan Australia (tandang), Bahrain (kandang), China (kandang), dan Jepang (tandang) akan menentukan nasib Indonesia.

Kluivert sendiri optimis.  "Kami ingin lolos ke Piala Dunia," katanya kepada Voetbalprimeur. "Ini bukan grup yang mudah, tapi dengan empat laga tersisa, posisi akhir kami ada di tangan kami sendiri."  

Ia menyadari persaingan ketat dengan Jepang dan Australia, namun menekankan pentingnya memanfaatkan empat laga sisa untuk mengamankan posisi dua besar dan meraih tiket langsung ke Piala Dunia 2026.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: David Lombogia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X