Yuni menyoroti bahwa beberapa atlet tampil untuk pertama kalinya di Olimpiade ini, seperti Fajar/Rian yang menghadapi tantangan yang tidak mudah.
Yuni menjelaskan, "Ada kesempatan bagi kita, namun di pertandingan melawan Liang Weikeng/Wang Cang dari China, kita kalah dengan selisih poin yang tipis.
Faktor-faktor seperti ini yang masih menjadi fokus kami untuk dievaluasi, mengapa kita harus kalah di pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan."
Menurut Yuni, persaingan saat ini sangat seimbang dan lawan dapat ditemui di mana saja.
Baca Juga: KPU Talaud Hadiri Rapat Kerja Teknis Pelaksanaan Anggaran Pilkada Serentak Tahun 2024
Hal ini terlihat dari pertemuan antara Toma dari Prancis dengan Ginting di fase grup, di mana
lawan menunjukkan performa yang luar biasa. Yuni berharap dapat memperoleh wawasan dari mentor mengenai kegagalan atlet di Olimpiade ini untuk meningkatkan kinerja atlet Indonesia di masa mendatang.
***
Artikel Terkait
Bupati Minahasa Jemmy Kumendong Terima Kunjungan Menteri PPPA Bintang Puspayoga
Inter Milan: Ambisi Juara Liga Champions Kembali Bersama Beppe Marotta
Matthijs de Ligt Diselidiki Terkait Kasus Tabrak Lari: Bek Bayern Munich dalam Sorotan
Waka Polres Minahasa, Hadiri Kegiatan Pencanangan Melasi
KPU Talaud Gelar Rakor dan Sosialisasi Tahapan Pencalonan Pilkada Serentak Tahun 2024
Bupati Kumendong Mengukuhkan 98 Hukum Tua di Minahasa
Bawaslu Sulut Goes To Campus, Sambangi Fisip Unsrat Bahas Pilkada 2024
Amerika Serikat Tetap Memimpin Klasemen Medali Olimpiade 2024, China Dekat di Posisi Kedua
KPU Talaud Hadiri Rapat Kerja Teknis Pelaksanaan Anggaran Pilkada Serentak Tahun 2024
AIDP Diluncurkan pada AHM Meeting ke-16, Perkuat Kesiapsiagaan Pandemi dan Pertahanan Penyakit Menular Melalui Udara