SPORT, SULUT ZONE -- Setelah kemenangan Juventus dalam final Coppa Italia, Massimiliano Allegri menjadi pusat perhatian karena insiden yang terjadi setelah pertandingan.
Pelatih berusia 56 tahun itu mendapat kartu merah karena protes keras di akhir laga dan dilaporkan terlibat dalam keributan di lorong stadion.
Allegri, yang sebelumnya menangani tim seperti Sassuolo, Cagliari, dan AC Milan, disebut terlibat dalam insiden ribut dengan salah satu bos media.
Baca Juga: Skuad Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tanpa Elkan Baggott dan Maarten Paes
Pelatih Juventus itu dikabarkan bertengkar dengan Guido Vaciago, pemimpin redaksi media olahraga Tuttosport.
Dalam laporan, Allegri dilaporkan marah karena merasa media selalu menyalahkannya.
Dia menegaskan agar media menuliskan kebenaran, bukan hanya berdasarkan opini masyarakat.
Baca Juga: Shin Tae-yong Berkomitmen Belajar Bahasa Indonesia untuk Masa Depan Bersama Timnas Indonesia
Ancaman dan kata-kata keras dikabarkan dilontarkan Allegri kepada Vaciago, yang mencoba menenangkan situasi namun tak berhasil.
Tuttosport kemudian merilis laporan dengan judul "Akhir yang Buruk," menggambarkan Allegri sebagai sosok yang 'keji, mengintimidasi, dan berbahaya'.
Setelah laporan kontroversial tersebut, Allegri memberikan klarifikasi melalui pengacaranya.
Baca Juga: Philippe Troussier Dikabarkan Akan Menggantikan Indra Sjafri Sebagai Direktur Teknik PSSI
Pengacara Allegri menegaskan bahwa versi peristiwa yang dilaporkan tidak akurat dan bahwa insiden dengan editor Tuttosport hanyalah "pertengkaran verbal yang memanas" di tengah situasi emosional pasca-pertandingan.
Allegri menyangkal tudingan bahwa insiden tersebut lebih dari sekadar perdebatan panas antara dia dan Vaciago.
Artikel Terkait
Prestasi Pemain Indonesia di Pentas Internasional: Berita Terkini dari Klub Mereka
PSM Makassar: Berjuang di ASEAN Club Championship 2024/2025
Erick Thohir: Visi Kompetisi Sepakbola Putri Indonesia 2026
Revolusi Teknologi VAR: Persiapan Maksimal untuk Championship Series Liga 1 2023/2024
Madura United Antusias dengan Penggunaan VAR dalam Babak Championship Series
Shin Tae-yong: Memperpanjang Kontrak hingga 2027 dengan Target Baru
Kabar Tiket Laga Indonesia vs Irak dan Filipina: Fakta dan Bantahan
Philippe Troussier Dikabarkan Akan Menggantikan Indra Sjafri Sebagai Direktur Teknik PSSI
Shin Tae-yong Berkomitmen Belajar Bahasa Indonesia untuk Masa Depan Bersama Timnas Indonesia
Skuad Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tanpa Elkan Baggott dan Maarten Paes