Lontong Cap Go Meh: Sejarah dan Makna di Balik Hidangan Khas Imlek

photo author
Marlon Mondong, Sulut Zone
- Rabu, 12 Februari 2025 | 08:24 WIB
Lontong Cap Go Meh
Lontong Cap Go Meh

Sulutzonecom -- Perayaan Cap Go Meh, yang dirayakan umat Tionghoa 15 hari setelah Tahun Baru Cina (Imlek), selalu menghadirkan suka cita dan kebersamaan. Salah satu hidangan yang selalu menyertai perayaan ini adalah Lontong Cap Go Meh—makanan khas yang begitu digemari dan dianggap membawa keberuntungan. Tahun ini, Cap Go Meh jatuh pada 12 Februari 2025, dan seperti tradisi, Lontong Cap Go Meh menjadi sajian utama yang selalu dinantikan.

Lontong Cap Go Meh tidak hanya menggugah selera, tetapi juga kaya akan makna. Perpaduan masakan khas Indonesia dan Tionghoa ini menciptakan hidangan yang legendaris, dengan lontong sebagai bahan utama yang disajikan dengan kuah spesial dan berbagai isian khas. Biasanya, hidangan ini berisi labu siam, telur, dan udang, serta dilengkapi dengan opor ayam, sambal, dan bubuk koya yang semakin memperkaya cita rasa.

Sejarah dan Makna Lontong Cap Go Meh

Lontong Cap Go Meh memiliki sejarah yang melegenda, yang berhubungan erat dengan kedatangan Laksamana Zheng He (Sam Poo Kong) di Semarang, Jawa Tengah. Sejak saat itu, hidangan ini menjadi simbol asimilasi budaya antara masyarakat Tionghoa dan penduduk Jawa. Selain sebagai simbol kebersamaan, Lontong Cap Go Meh juga dianggap sebagai makanan pembawa keberuntungan, sebuah tradisi yang terus dilestarikan hingga kini.

Keistimewaan lain dari Lontong Cap Go Meh adalah kemampuannya untuk menghubungkan berbagai budaya. Makanan ini tidak hanya sekadar santapan, melainkan juga sebuah wujud semangat pembaruan dan penerimaan yang erat antara dua kelompok masyarakat yang berbeda, yaitu pendatang Tionghoa dan penduduk lokal Jawa.

Bagi banyak orang, menyantap Lontong Cap Go Meh bukan hanya sekadar ritual makan, tetapi juga sebagai bagian dari doa dan harapan agar tahun yang baru membawa kemakmuran dan keberuntungan bagi keluarga dan seluruh masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Marlon Mondong

Sumber: iNews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X